MENYESAL SETELAH MENDUA
batin Gibran.
Tiba-tiba saja, terdengar ketukan pintu, sontak mereka mengalihkan pandangannya pada pintu utama. Terlihat seorang pria berdiri di ambang pintu. Dengan segera Ratna berjalan menghampiri pria tersebut.
"Maaf, ada apa ya, Mas?" tanya Ratna.
"Ada surat dari pengadilan agama untuk, pak Gibran," ujarnya seraya menyodorkan amplop berwarna putih pada Ratna.