Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bittersweet Love

Bittersweet Love

KEJUTAN Semua yang dilihatnya adalah kejutan, meninggalkan kantor tanpa menghiraukan panggilan Galih dan kejaran Wisnu, ponselnya berbunyi tanpa henti membuat Audrey langsung mematikan ponselnya dan meletakkan di kursi samping. Audrey ingin menangis tapi air matanya sama sekali tidak bisa keluar, pemandangan tadi menjelaskan semuanya dan harusnya Audrey tidak percaya begitu saja dan menerima lamarannya.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as goodbye bittersweet
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Ia berjanji, mulai dari sekarang ia akan menyayangi Ame karena Ame adalah bagian dari hidupnya. Dibalik semua kesedihan yang saat ini Nina rasakan, tanpa mereka sadari, ada seseorang yang merasa begitu lega. "Maafkan Papa, Nina." Kemudian lelaki paruh baya itu meninggalkan kamar Nina yang tanpa sengaja pintunya sedikit terbuka karena kedatangan Ame beberapa saat yang lalu. . . Bersambung.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as goodbye bittersweet
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Selin memejamkan mata, membiarkan dirinya tenggelam dalam aroma parfum maskulin Rendra yang selalu membuatnya merasa pulang. Rendra melepaskan ciuman itu perlahan, namun tetap menempelkan keningnya pada kening Selin. Keduanya terengah, mencoba mengatur detak jantung yang berpacu liar. “Jangan pernah sembunyiin apa pun lagi, Sel," bisik Rendra dengan suara serak. Matanya menatap dalam ke netra Selin yang masih basah. "Aku lebih sanggup menghadapi kenyataan pahit daripada sebuah kebohongan yang manis."
10722 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as goodbye bittersweet
Read
+Library
Cinta yang Kadaluarsa

Cinta yang Kadaluarsa

"Patah hati itu seperti sakit rematik. Saat siang cerah, kamu merasa baik-baik saja. Tapi begitu malam tiba, udara dingin akan menusuk tulang, rasa sakitnya akan menembus hati." Mungkin ini hanya efek samping dari kecanduan yang dihentikan paksa. Aku berdiri, meraih gaun pengantin yang telah kupesan khusus, lalu membentangkannya di lantai. Dengan wajah tanpa ekspresi, kutarik gunting, membuat sayatan dalam pada kain yang seharusnya melambangkan cinta dan kebahagiaan.
46.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as goodbye bittersweet
Read
+Library
Broken Heart

Broken Heart

Aku benci pada bumi yang telah ikut menyakitimu, kesayanganku. Hari-hari tetap saja berlalu meskipun kau tak lagi mengabariku. Hilir mudik kucari letak keberadaanmu tapi masih saja tangan kosong dan berita bohong yang kubawa pulang. Entah kau dimana waktu itu? Yang aku tahu Tuhan sudah merebutmu dariku. Hanya itu! *** Dia Ratih, rekan kerjaku. Ada perasaan bergejolak setiap kali aku bertemu dengannya. Namun, aku sama sekali tidak mencintainya, bahkan aku tak ingin.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as goodbye bittersweet
Read
+Library
SAD BOY

SAD BOY

Tanya Juliet. Bosan tidak mendapat respon dari Alex,Juliet lalu menepuk pundak Alex ketika melihat Air mata Alex jatuh tepat di tanganya. "Hey, ayolah. Aku tau kamu sedang sedih. Ada apa? Ceritakan padaku, lex." Ucap Juliet menenangkan Alex. "Hikss, tidak apa apa Juliet! Aku hanya menguap tadi" sahut Alex. "Jangan berbohong lex, aku melihat air matamu terjatuh tadi, kamu menangiskan? Ada apa?" tanya Juliet lagi.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as goodbye bittersweet
Read
+Library
Goodbye Pacar

Goodbye Pacar

Kebetulan kelas Rindu tidak ada siapapun jadi mereka berpelukan tanpa ada hinaan lagi. "Terima kasih, Bi. Semenjak ada kamu, aku merasa hidup aku gak sunyi lagi. Makasih ya..." Bintang mengusap kepala Rindu. "Jangan sering berterima kasih. Udah jadi tugas aku untuk bahagiain kamu." Bel masuk berbunyi. Bintang melepaskan pelukannya. Sudah saatnya ia berpisah dengan Rindu untuk sementara waktu. Inilah nasibnya jika beda kelas jadi ia selalu terpisahkan.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as goodbye bittersweet
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Aku tersenyum lalu meraih ponselku, “terima kasih, Ren. Padahal aku tidak meminta untuk dibelikan cokelat.” Terdengar kekehan pelan darinya lalu menjawab, “aku tidak perlu menunggu kamu meminta baru aku belikan, Carissa. Cobalah. Cokelat sangat cocok dimakan saat bersantai. Ohya, besok aku akan menjemputmu pukul 9 pagi. Bagaimana?” Aku berdehem, “bukan masalah. Aku akan menunggumu besok.” “Kalau begitu, sampai jumpa besok. Jangan lupa memakan cokelat dariku, tapi jangan terlalu banyak. Bye bye!”
2.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as goodbye bittersweet
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status