DEAR RANIA
tutur Rania menjelaskan.
"Dalam waktu lima tahun aku di Kairo, aku berusaha keras supaya aku bisa lulus dengan nilai terbaik. Bisa meraih predikat Hafidzah, bisa mendapat penghargaan seperti apa yang dulu pernah kamu capai juga! Dan aku berhasil... Setelah aku berjuang, pagi, siang, malam, berkutat dengan setumpukan buku! Hafalan! Bahkan aku merasa aku hampir gila! Tapi, aku tidak menyerah! Allah bersamaku. Aku tetap berusaha. Aku bangun di sepertiga malam. Shalat tahadjud, lalu menyicil hafalan dan murajaah, sampai waktu shubuh. Siang harinya aku hanya makan dan istirahat lalu menyelesaikan tugas kuliah di perpustakaan. Malam harinya selepas Isya aku kembali melakukan hal yang sama seperti