Kak, Aku Kedinginan
Melihat Nara kambuh, Kak Bobby langsung membanting cangkir teh di tangannya hingga hancur berkeping-keping.
Pecahan kaca beterbangan ke segala arah.
"Nara, jangan takut. Sebaiknya kau istirahat dulu."
Bobby mengatupkan giginya erat-erat.
"Wanita kejam itu sudah membuatmu seperti ini. Hari ini juga dia harus berlutut meminta maaf padamu!"
Dengan gerakan cekatan, Kak Eki mengeluarkan suntikan penguat jantung dari kotak obat, tatapannya sedingin es.