Tersesat
Beruntung lemparan batunya mendarat ditempat yang tepat, kini Zimat tinggal berpikir kapan saatnya untuk melompat.
Hingga akhirnya, Zimat meloncat dan berhasil mencapai pohon. Dengan cepat Ia memanjat pohon dan mematahkan beberapa ranting, Dilemparnya satu ranting untuk Kamituwo dan satu ranting yang lain untuk Safawi. Setelahnya dia turun membawa satu ranting untuk dirinya sendiri. Naas dia terpeleset dan jatuh. Beruntung Ia berhasil meraih sebuah ranting, hingga tubuhnya bergelantungan di ranting tersebut. Susah payah ia berusaha kembali ke batang pohon. Nafasnya tersengal-sengal, antara panik dan capek. Jika Zimat sampai terjauh, ia akan terjatuh di atas kerumunan ular. Sudah dipastikan n
Hot Chapters