Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

tanya Eva pada Mama Dinda. "Kelainan ini sebenarnya bisa diobati. Obat yang paling manjur adalah Sabar dan Syukur. Dengan dua hal tersebut akan menjadikan orang lebih giat bekerja dan kerja keras. Selalu mensyukuri apa yang dimiliki dan selalu sabar untuk mencapai apa yang ingin dimiliki tanpa terburu-buru. Selain itu segala sesuatu yang dimiliki karena kebutuhan bukan karena ingin dipamerkan," jelas Mama Dinda.
9.544.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Baca
+Pustaka
Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat

Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat

“Apa ini, Ve?” “Kamu tidak akan mengerti sekalipun aku menjelaskannya.” Marcel mengangguk saja dan segera meminum apa yang diberikan Venya kepadanya. “Bagaimana?” “Sebentar, ini seperti rasa ... air mineral bercampur mint—ini apa sih?” “Kamu benar, aku menggunakan campuran mint untuk menyegarkan tubuh! Tapi masih ada beberapa bahan lain yang aku olah sendiri untuk memulihkan stamina dalam waktu relatif cepat dan terasa efeknya kan?”
8.312.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Baca
+Pustaka
SUAMI TAK TERSENTUH

SUAMI TAK TERSENTUH

"Oh, beneran nih? Ya, udah kalau gitu, terima kasih lagi untuk sambutannya, aku cuma mau nanya sesuatu yang aku sendiri bingung memastikannya, aku mau ketemu dokter rasanya juga sungkan, karena kebetulan kita ketemu, aku mau nanya, mungkin aja kamu tahu ini obat apa?" Laura memberikan obat yang ia masukan ke plastik kedap udara khusus obat pada Mitha. Mitha menerima obat itu dengan wajah yang serius. Memperhatikan sejenak, dengan kening berkerut. "Ini obat penenang," katanya pada Laura dan wajah Laura berubah mendengar apa yang dikatakannya. "Obat penenang itu fungsinya buat apa? Maksudku untuk penyakit apa?"
1043.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Muji Firmansyah
aku setuju dengan Laura, bnyk pasangan punya anak tapi karena egois dan tidak saling menghargai pasangan justru pernikahannya tidak bahagia, jadi tidak punya anak bukan patokan tidak bahagia, Allah tahu yg terbaik untuk hambanya, keren ini buku.
Moreno Marcelino
Senpai Himura itu memang penulis yang bisa menjadi contoh baik untuk pembacanya, bukan cuma bisa menulis bijak tapi bisa jadi contoh, buktinya dia tidak pernah bermusuhan dengan mantannya, aku setuju dengan Kenriki dan Laura memotivasi memang, baper aku baca ini buku, sweetnya tidak murahan, real!
Baca Semua Ulasan
Tak Ada Obat Penyesalan

Tak Ada Obat Penyesalan

Aku menarik tanganku. “Tuan Axel, tolong bersikap hormat, aku akan segera menjadi adik iparmu.” “Mungkin Tuan Axel mengira Anda terlahir dengan nasib yang baik. Apapun yang diinginkan akan segera didapatkan.” “Tetapi ada satu hal yang tidak bisa didapatkan oleh Tuan Axel.” Axel bertanya dengan sungguh-sungguh apa itu. “Obat penyesalan, tidak ada obat penyesalan di dunia ini.”
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suami Miliarder

Penyesalan Suami Miliarder

“Kamu tidak boleh stress, biar air susumu tidak seret.” “Iya, ma.” Grace menjawab dengan lemah, ia berusah untuk tersenyum. “Melihat kondisi Nyonya Grace saat ini, dia bisa pulang setelah perasaannya tenang.” Doter itu memberitahu. “Ini resep obat yang harus ditebus. Jangan lupa untuk diminum setiap hari.” Pria itu mengulurkan sebuah kertas berisikan resep obat. “Apa ini obat paling mahal? Aku hanya ingin obat yang terbaik untuk putriku.” Robin bertanya memastikan.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Kembar CEO Buta

Melahirkan Anak Kembar CEO Buta

"Aku tahu perasaanmu, tapi obat ini juga demi kebaikanmu. Ini bukan obat tidur atau obat terlarang, tapi obat yang sangat kau butuhkan saat ini." "Apa? Jangan gila! Aku sudah bilang aku tidak sakit dan aku tidak butuh obat!" Prang! Janice pun melempar botol obat itu dengan kesal, namun untungnya botolnya terbuat dari plastik yang tidak pecah. Janice pun menatap penuh amarah pada Jefry, namun mendadak Jefry mengatakan sesuatu yang membuat Janice begitu syok mendengarnya.
1027.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 855 kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

ujar Rama. " Obat flu dan batuk? Obat apa itu?" "Hmm... Paman, itu obat yang menyembuhkan Anisa," jelas Maslianur. Paman Zao memasang wajah terkejut, obat untuk menyembuhkan penyakit menular. Jadi nama penyakit itu flu? Dan anak ini sudah membuat obat untuk menyembuhkan penyakit menular?! "Dan ini suplemen, untuk menambah daya tahan tubuh, seperti ginseng, tapi masih belum sehebat ginseng yang berumur seribu tahun." kata Rama dengan kelakarnya.
9.977.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
hajehaje
beberapa tahun lalu pernah kepikiran… coba ada cerita orang yng kemasa lalu, trus dia manfaatin ilmu2 dimasa dimasa depannya saat hidup di masa lalu. ehh kejawab di novel ini wkwk. thank you, karyanya sangat menarik
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Pembalasan sang Menantu Tertindas

Pembalasan sang Menantu Tertindas

Yoga menegur, "Jangan bicara omong kosong lagi. Cepat minum obat." Hagi pun terpaksa meminum obat. Setelah menyesapnya, Hagi berkomentar sembari mengernyit, "Rasa obat ini aneh sekali." Hagi meminum obat itu lagi, lalu melanjutkan dengan antusias, "Sepertinya ini bahan obat tingkat lima ... bukan, rasa bahan obat tingkat lima nggak seperti ini." Hagi lanjut minum obat tersebut dan meneruskan ucapannya, "Hei, jangan-jangan ini bahan obat tingkat enam?"
8.9461.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Kaisar Dewa
Sembari menunggu update. yuk baca "SANG MENANTU TERKUAT" Nama Penulis : Kaisar Dewa. Bercerita tentang pembalasan seorang menantu laki-laki yang diselingkuhi istri tercintanya di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka.
Baca Semua Ulasan
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Husein membantu Habiba turun dari bed. "Ini obat yang harus diminum untuk menghilangkan rasa nyeri, juga ada obat oles untuk mempercepat proses pengempisan bagian yang bengkak." Dokter memberikan sebungkus obat. Hanya dilihat saja oleh Habiba. Tidak mau menerimanya. Dahinya terlipat menatap plastik bungkus obat berwarna biru. "Itu bayar ya?" Polos sekali Habiba.
9.8190.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Baca
+Pustaka
Kejutan di Rumah Majikan

Kejutan di Rumah Majikan

Barulah hatinya kembali menjadi adem. Hani yang mendengar ibu mertua dan Nita mengadu pada Bram mulai merasa lega dalam hatinya berkata, "Rasakan kamu berdua, ini baru permulaannya. Nantikan kelanjutannya. Ternyata, obat Niko ampuh juga. Untung aku belum menemui dan langsung melabraknya. Hehehehe."
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai hati yang gembira adalah obat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status