Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dear, Ruby ...

Dear, Ruby ...

Dasar gila. "Selalu pujian yang sama. Well, fuck yourself you idiot!" • • • • To be continued,
2.2K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as here always
Read
+Library
Happier

Happier

Kurt menaik turunkan Bahunya. Suasana ruangan paduan suara sangat sepi, yang terdengar hanya suara mesin dari Pemanas Yang sedang bekerja. Entah apa yang di pikiran Shawn saat ini namun dirinya bangkit dari duduknya dan persekian detik kemudian Shawn telah berjalan keluar dari ruangan Paduan suara sebelum sempat Hailee menarik tangan Shawn untuk kembali duduk, karena Hailee sepertinya dapat membaca apa yang akan dilakukan oleh cowok Blasteran America-Canada itu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as here always
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedprendacak
sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as here always
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

BAB 2 What is Life? “Nanda dan Fatih tadi kesini Nin. Mereka boleh mampir sore ini?” Aku mengangguk mendengar pertanyaan Mas Andy. Ah, dua dari sebagian orang yang ingin kembali, lagi. Diujung meja makan, kini dihiasi oleh keberadaan sosok yang sebelumnya tidak ada. Diam, menunggu dengan pasti untuk melihatku bereaksi.
673 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as here always
Read
+Library
Still with you

Still with you

Dirga diam sejenak lalu mengucapkan kalimat tak terduga yang membuat degub jantungnya bertalu-talu. “Kambuh?” Perasaannya mulai berkecamuk ia melirik sang suami yang selalu mendampinginya sejak tadi. Jaeran mengulas senyum tipis lalu mengangguk perlahan seraya memberi kepastian pada sang isteri. “Hngg, ... iya,” Dirga menghela lelah. Sang kakak seperti sedang melakukan sesuatu yang tak ia ketahui. “Kenapa telepon?”
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as here always
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liesourser
“Pintunya hilang berarti kita juga hilang dong? Kita kan udah masuk sini berarti semua orang lupa dong sama kita?” Gideon menghela nafas berat. “Bisa jadi.” Ia mengusap wajahnya kasar. “Kemungkinan Bu Sarah, Margareth, Lisa dan Edward ada di sini.” Danny mengerutkan kening. “Mereka … di sini? Maksud lo? Margareth juga? Edward?” Ekspresinya benar-benar bingung. “Lo ingat mereka semua?” Sharon benar-benar nyaris teriak senang jika Danny dan Kevin mengingat orang-orang yang telah sempat mereka lupakan.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as here always
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthusily6
Holla😊 Kami kembali.... Terimakasih sudah menantikan kehadiran kami readers... Maaf kalau part ini kurang menggugah hati... Selamat hari raya Idul Adha bagi semua yang merayakan, mohon maaf lahir dan batin🙏 kasih review dong, chapter kali ini gimana sih menurut kalian?
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as here always
Read
+Library
The endlessly

The endlessly

Sementara itu di perusahaan Scarlate Bizz, Alex sibuk melakukan percakapan dengan ho-seok melalui panggilan telphone. "Duan! Kau sedang sibuk?" Tanya Alex begitu Duan menerima panggilan darinya. "Hanya beberapa interview dengan beberapa Media. Apa yang terjadi? Tidak biasanya kau menghubungiku sepagi ini." "Jam 8 malam kita bertemu di tempat Kenzo ." "Apa yang sudah ku lewatkan? Tidak biasanya kita bertemu di Bear Tree Park." "Datanglah, kau akan tahu saat sudah berada disana."
1.9K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as here always
Read
+Library
UNPLACED

UNPLACED

“Jangan halu.” “Hei, wanita horor. Ini beneran.” Vika meletakkan botol foundation kembali ke rak beroda. Dia mendengarkan dengan sungguh-sungguh karena sahabatnya itu tidak akan berhenti apabila dia tidak melakukan apa-apa. Dia tajamkan telinga mencari-cari apakah dia mendapati gema yang sama yang didengarkan oleh Arman. Vika menghela napas. “Nggak ada apa-apa.”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as here always
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status