Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alice

Alice

Nyusahin amat Alice Setuju nih gue| Gathajing |Gak anggota, gak ketua nya sama aja Alice Sama-sama cantik, ya gak ri? | Aurisat |Yoi emang kayak Gatha jelek Gathanjing |Gue cantik, sehat lahir batin bay the way kalau lo belum tau. Gathanjing |Buruan ke markas, gabut gue! Alice Bakar sekolah aja biar gak bosen| Aurisat
105.8K viewsOn holdAdded to Library 132 Times as hisses
Read
+Library
Happier

Happier

Hailee tersenyum masam. "Oh,That Bitch" Bukan rahasia umum lagi kalau Louis sama seperti Hailee. Membenci Rachel dan Celeste dua gadis yang terlalu murahan dan selalu pamer, terutama kebencian Louis memuncak saat Rachel Tanpa permisi mencium nya saat Pesta Halloween kemarin. "Yes,Shawn apa pendapatmu?"
2.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as hisses
Read
+Library
FEMININ

FEMININ

kata Femi. Jee tak bergeming sedikitpun, membuat Femi semakin salah tingkah "Ada apa?" tanya Jee, tanpa mau menatap matanya. "Kapan?" "Apa?" "Kita,, ikkeh ikkeh kimochi" Jee secepatnya menoleh ke arah Femi. Alisnya mengernyit, bingung atas pertanyaannya. Kenapa akhir akhir ini, Femi menggunakan bahasa aneh?
4.7K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as hisses
Read
+Library
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Hihi. ***
109.5K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as hisses
Read
+Library
Selìni

Selìni

"Ssttt–" Oh, sial. Pasti ada sesuatu. "K, kenapa?" Hidung Calum mengendus sekitar, matanya makin menyipit. Kemudian bisa didengar jelas suara umpatan halus si alpha. Tak henti lontarkan kata kasar sebagai bentuk pengutaraan. "Cal–"
901 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as hisses
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Apa saja yang sudah kau berikan untuk dia?" Dan tanpa disangka, Rani menyebutkan beberapa hal yang telah dia relakan, termasuk kehormatan. "Mbak, aku ... aku takut. Aku telat haid bulan ini," rengek Rani bak anak kecil. Sedangkan Asih menjerit, menggebrak meja kerjanya dengan wajah memerah. Namun setelah itu, dia terduduk mengatur napas, dan Rani justru menangis di kursinya.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as hisses
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Emang. . . dasar Selin.” “PA!” Mama makin kesal. Selin menyembul dari balik selimut. “Papa ngerti aku, tuh.” “Papa ngerti. Tapi bukan berarti Papa setuju, Lin.” Selin manyun. “Papa sudah capek ngomelin kamu,” lanjutnya sambil menyeruput kopi, “jadi Papa netral.” “Aku cuma butuh hiburan, Ma,” Selin menghela napas. “Kemarin stres.”
10708 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as hisses
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status