SEQUOIA
Syukur-syukur akhir-akhir ini hilang kontak, eh sekarang malah dipertemukan kembali.
"Malam, Joi." Tangan yang hendak menggapai sereal cokelat itu langsung terdiam. Detik kemudian ia mengambil dan memasukkan ke keranjang, lalu mendorongnya seperti biasa. Tidak menghiraukan sapaan tadi tentunya.
"Selain ngegambar, lo juga hobi ngeghosting?" Dia mengekor.
Decakan halus keluar dari bibir Joita. Ia berkata pelan, "Enyah lo." Kaki dan tangannya terus bergerak sesuai kebutuhan yang diperlukan, walaupun hatinya tidak.
Hot Chapters