HURT
Miss Riepuisi tentang kopi dan rindupuisi kopi dan rinducerpen singkat sedihcerpen romantis sedih
Semua tentang Hana masih terpatri jelas di ingatannya dan semua itu kini menjadi bumerang yang menghancurkan dirinya secara perlahan.
++++
“Ma-maaf saya datang terlambat,” ucap Ae Ri dengan napas tersengal-sengal begitu berhadapan dengan Sung Jae. “Sa-saya .... Uhuk! Uhuk!” Ae Ri terbatuk-batuk.
Melihat itu, Sung Jae segera menghampiri Ae Ri. Direngkuhnya bahu Ae Ri dan dibimbingnya duduk. “Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Tenangkan dirimu, Ae Ri-ssi. Tarik napas dan embuskan perlahan.” Sung Jae memberi instruksi dengan sabar. “Ya, seperti itu. Bagus.”
Beliebte Kapitel