Kamar 2A
Rara pindah ke kosan murah setelah gajinya dipotong. Kosan itu sepi, harga sewanya setengah dari tempat lain. Tiap malam jam 02.00 tepat, seseorang mengetuk pintunya sambil menyebut namanya dengan suara berbisik.
Awalnya Rara mengira itu tetangga iseng. Tapi suara itu makin jelas… makin dekat… dan mulai memanggil dari dalam kamar.
Rara mencoba pergi, tapi kosan itu memiliki aturan yang tidak boleh dilanggar—aturan yang bahkan pemilik kos sendiri tak berani jelaskan.
Begitu Rara melanggar satu aturan kecil, ia membuka sesuatu yang seharusnya tetap terkunci.
Kamar 2A memanggilnya. Dan ia tidak sendirian di sana.