I'm The Richest
Narto menarik napas kasar, lalu menghamburkannya, kemudian mengalihkan pandangannya pada Ana dan berkata, "Seandainya Ayah tidak menguliahkan dia, pasti sekarang kamu sudah Sarjana dan bekerja di perusahaan besar."
Ana berdiri sambil berkata, "Ayah jangan bicara begitu." Ana menuntun ayahnya duduk di kursi, kemudian melanjutkan ucapannya, "Banyak kok teman Ana yang Sarjana, tapi masih belum punya pekerjaan sampai sekarang. Justru Ana beruntung bisa bantu Ayah mengurus Kafe ini." Sementara Narto terus memperhatikannya, Ana terus bicara, "Pokoknya ... Ana harus bisa membesarkan nama kafe kita, 'Kafe Florizo' harus punya banyak cabang sampai di luar negeri."
Mata Narto melembab, ia terharu mend
Hot Chapters