Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Tak Ternilai

Menantu Tak Ternilai

Tentunya Larissa tidak ingin mengambil keputusan yang salah sehingga membuatnya rugi. Arya tahu betul kalau Margareth maupun Larissa adalah orang yang begitu tergila-gila dengan uang. Menurut Arya, 10 Triliun adalah harga yang cukup tinggi, entah apa yang membuat Larissa bimbang. Padahal, dilihat dari manapun juga dia lebih baik daripada Bastian.
8.130.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

tanyaku. “Kenapa laku in itu??” Ucapnya rendah, menatapku dengan tatapan menggoda. Alisnya terangkat bersamaan dengan senyum tipisnya yang mengembang sebelah. Sudut bibir satunya lebih tinggi sudut lainnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
Layunya Cinta sang Nyonya

Layunya Cinta sang Nyonya

Alis Larissa yang tebal terlihat meninggi, sorot matanya tajam dan angkuh. "Tidak tahu karena aku tidak bersalah." Lily berkata dengan datar. Dirinya memang tidak bersalah, jadi untuk apa mengatakan kalau dia salah? Larissa memijat pangkal hidungnya dengan pelan. "Kau itu kurang teliti, Lily." Kening Lily mengerut dalam. "Apa?"
1039.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Tanya Tita Linar tersenyum dua jari, "Entahlah yang jelas gue harus baik - baik saja! apalagi kalau berhadapan dengan mereka gue yang memutuskan untuk bercerai gue juga yang menggugatnya jadi gue harus menunjukkan pada mereka kalau gue baik-baik saja dan tentu harus begitu bukan? Haha.."
8.727.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
My Beloved Partner

My Beloved Partner

Ia mengangguk kecil, memberi isyarat agar Taka tetap melanjutkan percakapan. “Ada apa, Larissa?” tanya Taka dengan nada datar. Di seberang sana, Larissa tertawa kecil—tawa yang terdengar menyedihkan. “Aku hanya ingin tahu… apakah kau benar-benar bahagia dengan Wisang?” Taka mengerutkan kening. “Apa maksudmu?” Larissa terdiam beberapa saat sebelum menghela napas panjang. “Kau tahu, Taka… ada banyak hal yang mungkin belum kau ketahui. Tentang Wisang… tentang Dimas… dan tentang aku.”
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
Terpikat Janda Tajir

Terpikat Janda Tajir

tanya Alex membuat Jaja terbahak. "Sok tahu kamu. Emang pelakor itu apa?" tanya Jaja pada Alex. "Perebut laki orang," jawab Alex. "Lex, gue masih normal, masa gue mau rebut lakinya, ha ha ha... Pebinor kali maksud lu!" Alex menyeringai lebar karena telah salah sebut istilah.
9.4138.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Aroma sambal terasi yang tajam, gurihnya ikan asin goreng, tahu tempe goreng, dan uap nasi putih langsung memenuhi ruangan sempit itu, seketika membangkitkan selera makan mereka yang sempat mati rasa karena waspada dan kelelahan. "Makanlah dulu. Kalian butuh tenaga kalau ingin melanjutkan perjalanan besok pagi," ucap Pak Jaja lembut sembari meletakkan bungkusan itu di atas meja kayu yang permukaannya sudah tidak rata.
10103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang: Terpaksa Jadi Pemuas

Hasrat Terlarang: Terpaksa Jadi Pemuas

F*e terkekeh geli sekaligus sakit. “Mas, stop sakit tahu jahitanku,” “Ah iya maaf sayang, ya sudah aku harus berangkat lagi setelah ini. Kemungkinan beberapa hari lagi aku baru pulang karena besok malam ada lomba balap mobil terbaru. Aku sudah mendaftar jauh-jauh hari,”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
Terjerat Gaya Hidup

Terjerat Gaya Hidup

selidik Mas Erlang “Aku yang beliin Pa, Aku habis dapat bonus” “Bonus apa?”tanyanya heran “Penjualan krim, Aku ikut menjadi salah satu reseller krim kecantikan dan Aku berhasil menjual banyak krim di klub senamku” bohongku pada Mas Erlang “Ooo..kok banyak sekali, Papa lihat tas dan sepatu anak-anak mahal harganya Ma” Aku memutar otak mencari alasan yang masuk akal agar Mas Erlang percaya
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
Lamaran Tak Terduga

Lamaran Tak Terduga

suara pelanggan membuatnya tersentak. Elvira mengerjapkan mata, dia melihat kembali pesanan pelanggan yang tertulis di kertas nota miliknya dan baru sadar bahwa dia telah menuliskan sesuatu yang tidak nyambung di kertas pesanan. Alih-alih menuliskan "Latte panas tanpa gula," dia malah menulis "Latar panas tanpa gula." Sial. Wajahnya terasa panas ketika pelanggan itu mengerutkan kening, dan di saat yang bersamaan, dia mendengar suara kekehan pelan dari arah meja Leonard.
801 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai terlajak laris
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status