Terjebak dalam Gurun Kebohongan
Aku kembali setelah lima tahun bertugas di luar daerah. Begitu keluar dari bandara, aku berharap Henry akan menepati janjinya untuk melamarku.
Namun, Henry hanya berdiri di sana dengan ekspresi dingin.
"Linda, maafkan aku."
Aku masih terhenyak, tetapi Henry berkata lagi, "Mengenai mutasimu … akulah yang mengaturnya."
"Aku sengaja memindahkanmu ke proyek di daerah terpencil di Wilayah Saloka, agar aku bisa menghabiskan waktu bersama Sandra.
"Sandra waktu itu hamil, nggak ada pilihan lain."
Setelah terdiam lama, aku menggigit bibir hingga berdarah.
Lima tahun lamanya, aku hidup di padang gurun, diterpa badai pasir dan panas yang menyengat, bekerja 16 jam sehari yang terasa seperti neraka.
Tern