Gerimis Bulan Desember
Sesekali celingukan membaca situasi.
Dia terkekeh pelan sambil duduk di kursi lontar. “Aku malah deket sama mantan pas SMA,” ceplosnya santai.
“Hah?” Mataku membola. “Serius, Mbak? Hati-hati nikah lho!” ujarku menakutinya.
“Hem, kok gitu,” Mbak Alea menurunkan pandangan antusiasnya.
Aku pun sama, ikut merengut juga. “Soalnya aku nikah sama mantanku pas SMP,” jawabku lesu, padahal hatiku bahagia.