Suami Anak Mami
keluhku tak sadar cukup keras hingga memancing kembali amarah Ibu dan Mas Reihan.
"Sabar, Alina, sabar!" kataku dalam hati sambil mengelus dada saat diserang kuliah panjang yang pedas dari lisan Ibu dan Mas Reihan dengan kompak.
Meski kakiku terseok-seok untuk berdiri tegar di tengah-tengah kalian, aku akan tetap bersabar dan bertahan. Mas Reihan tidak sejahat Firaun, suaminya Asiyah binti Muzahim, Raja tirani yang kejam sampai mengaku dirinya Tuhan. Selama Mas Reihan masih salat dan beriman kepada Allah, aku pun akan bertahan disisinya karena Allah.