KARMA
Aku mengangguk dan mendengus lega.
"Syukurlah, Pa," ucapku. Terlihat dari wajahnya, suamiku itu sangat kelelahan.
"Ya sudah, Papa masuk ke kamar ayo. Terus langsung mandi," ucapku. Meskipun waktu sudah hampir pukul 11 malam, tetap saja, suamiku bau keringat dan harus tetap mandi.
"Iya, Mama, Sayang," ucap Mas Adrian. Membuat hatiku seakan ingin terbang ke atas awan.
Hot Chapters