Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

Bungalow David pukul delapan pagi. Jarum jam besar yang berdiri di sudut ruangan terus berputar pelan, menimbulkan suara di sekeliling ruangan bergaya Eropa klasik itu. Butiran bening meluncur dari permukaan kaca jendela yang berembun. Pada sudut dinding putih terpampang sebuah potret besar seorang wanita.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 501 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

Arga terhuyung mundur ketika pintu tua itu terbanting keras, menutup dengan suara yang menggema di seluruh rumah. Cahaya remang-remang dari lampu minyak tua yang mereka bawa bergetar di sekitar ruangan, menciptakan bayangan aneh di dinding yang seakan-akan hidup. Dia menarik napas panjang, mencoba meredakan detak jantungnya yang liar. Sejak tadi, perasaannya tidak enak—seolah-olah ada sesuatu yang bersembunyi di balik dinding-dinding tua rumah itu, mengawasinya dengan mata tak kasat.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Lorong panjang di lantai dua diterangi lampu dinding bergaya klasik yang memancarkan cahaya kekuningan. Bayangan lukisan-lukisan keluarga Antonio memanjang di sepanjang dinding marmer. Jam antik buatan Swiss yang berdiri megah di aula utama terus berdetak pelan. Tik... Tok... Tik... Tok... Suara itu terdengar begitu jelas karena seluruh rumah sedang terlelap. Sesekali terdengar suara langkah sepatu para pengawal yang sedang berpatroli.
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 378 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

“Tempat ini terlihat seperti rumah bagi kutu buku yang tidak pernah keluar sejak perang.” Leonhardt sudah melangkah ke pintu. Tangannya berhenti sejenak di gagang kayu tua. Matanya menyapu jalan di belakang mereka. Kabut. Sunyi. Terlalu sunyi. “Kalau Chronist benar-benar ada,” katanya pelan, “dia sudah tahu kita datang.” Ia membuka pintu. Bel kecil di atasnya berdentang pelan. Suara kecil yang terasa terlalu keras di ruangan tua itu.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
Perjalanan Waktu Sang Raja Properti

Perjalanan Waktu Sang Raja Properti

Cling Lonceng berbunyi ketika Cakra mendorong pintunya. Sebuah etalase kaca panjang terpasang di tengah ruangan. Membelah ruangan itu menjadi dua. Bagian penjual di bagian dalam sedang bagian luar khusus pembeli. Jam-jam klasik terpajang di rak serta etalase kaca. Toko itu sangat ramai dengan denting suara dari jarum detik jam yang masih berfungsi dengan baik.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Rumah itu terlihat tua. Cat dindingnya mulai memudar di beberapa bagian. Pohon-pohon besar tumbuh mengelilingi halaman yang luas. Cabang-cabangnya menjulur seperti tangan-tangan raksasa yang hendak meraih siapa pun yang mendekat. Dalam gelapnya malam, rumah itu tampak lebih menyerupai bangunan angker yang menyimpan banyak rahasia. Fatih mengangguk, lalu turun dari mobil.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
Yes! Please, Daddy

Yes! Please, Daddy

Dia melangkah meninggalkan area dapur dengan kepala tegak, meskipun batinnya menjerit karena terjebak dalam ketidakpastian yang sangat menyiksa di dalam mansion megah ini. Setiap sudut bangunan berlapis marmer dan emas ini sekarang terasa seperti penjara tanpa jeruji yang perlahan-lahan mencekik kewarasannya. Jam dinding terus berdetak, mengingatkannya bahwa waktu menuju pukul dua dini hari, jam pertemuan yang tertera di catatan misteriusnya semakin dekat, namun semua aksesnya telah diputus oleh suaminya sendiri.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

Tetangga Sebelah Rumah Part 2 Tak lama terdengar suara pintu diketuk, Tok! Tok! Tok! Aku pun langsung bergegas menuju ke ruang tamu untuk segera membukakan pintu. Dan ternyata yang datang adalah Mbak Ella, dia membawa sepiring pisang goreng di tangannya.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
Misteri di Rumah Mertua

Misteri di Rumah Mertua

Aku berhasil keluar dari pagar, dan sekarang ada di samping gubuk yang katanya kandang ayam itu. Pelan kakiku melangkah mendekati pintu gubuk yang tidak ada celah untuk mengintip. Pantas, orang suruhanku tidak bisa mengambil gambar dalam gubuk, karena kayu yang digunakan sebagai dinding sangat rapat. Namun, keberuntungan lagi-lagi memihakku. Pintu gubuk itu terbuka sedikit, seperti bekas membukanya. Dengan tidak sabar, aku langsung mendorong pintu tersebut dan tercengang menyaksikan apa yang ada di dalam sana.
1032.3K viewsOngoingAdded to Library 904 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Dan waktu itu tiba lebih cepat dari dugaan. Mahesa menapaki sebuah gang sempit, tertarik oleh rumah tua di ujung jalan. Rumah itu seperti dihentikan dari waktu. Jendelanya tinggi, berjeruji besi dengan cat yang mengelupas. Dinding batunya kasar, membisu dalam sejarahnya sendiri. Mahesa mendekat, mengangkat tangannya, hampir menyentuh permukaan dinding, saat suara langkah menggesek muncul dari balik bayang.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 813 Times as the house with the clock in its walls
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status