Gelora Gadis Buta & Bodyguard Dingin
Cahaya matahari masuk dari jendela besar, menyapu lantai marmer, memantul di kain-kain putih dan pastel yang tergantung rapi di ruang tengah.
Dania berdiri di depan cermin besar, mengenakan gaun sederhana berwarna krem. Rambutnya dibiarkan tergerai, wajahnya masih polos tanpa riasan. Ia menatap bayangannya sendiri, napasnya pelan, tangannya saling menggenggam.
Ini nyata.
Ia akan menikah.
Namun di balik kebahagiaan itu, ada getar halus di dadanya—seperti senar yang ditarik terlalu kencang.