ISTRI CEO
“Jangan harap, ibaratnya aku telah membelimu, lalu aku akan melepaskanmu begitu saja? He, apa kamu sedang bercanda?”
Dia melajukan kursi rodanya mendekat kepadaku, reflek membuatku mundur menjauhinya.
“Kerjamu adalah menjadi pengurus dan bukan seorang istri. Jika kamu mampu mengganti uang yang telah diambil Cakra silahkan pergi,” ucapnya sebelum pergi meninggalkanku seorang diri.