Malam Pertama Si Gadis Desa
Sekitar jam lima lebih, Hilma menggeliat, matanya perlahan terbuka menatap sekeliling, gadis itu tak sengaja melihat jam, yang di mana adzan sudah terlewat.
"Astaghfirullahalazim!" Hilma sontak bangun, ia tersadar jika adzan tadi sama sekali tidak ia dengar. Buru-buru ia ke kamar mandi untuk berwudhu. Setelah memakai mukena yang ia bawa di tasnya, gadis itu bingung kiblat mengarah ke mana. Dibukanya gorden kamar olehnya, tapi sayang fajar belum terlihat.