FEMININ
Dengan penuh amarah, Monica berdiri menunjuk Jee
"Bohong, kamu bohong Jee. Kamu lakuin ini cuman buat aku cemburu kan? Mana mungkin gadis dari desa yang udik ini menikah denganmu. Kamu boleh berhaving seks dengan para perempuan murahan diluar sana, tapi belum tentu kamu melakukan itu atas dasar cinta. Begitu juga yang kamu lakuin dengan gadis kampung ini. Iyakan?"
Femi mendadak terenyuh dengan perkataan Monica. Monica benar, Femi tidak lain hanya budak nafsu buat Jee. Femi ingin pergi dari tempat ini, Femi malu. Namun itu semua nihil saat Jee menggenggam tangan Femi
"Besok saya akan menikah dengannya"
Lagi lagi, Jee membuat mereka bertiga kaget. Secepat itu? Besok? Kali ini apa yang difikirk
Capítulos em Alta