Yuk, Nikah!
Aku termehek, “Jangan becanda. Nanti pertemanan kami tercerai-berai.”
“Aduh, gayamu, Gam. Setia banget sama pertemanan. Saranku, ya. Jangan terlalu banyak nolak dan berusaha menghindarinya. Nanti malah jadi cinta. Jangan jadi lelaki jinak-jinak merpati, bahaya! Nanti kalau sudah didapat si pemburu, burung merpati selamanya bakal terjebak dalam sangkar. Ngerti?”
Aku melongo, tak mengerti apa yang dimaksudnya. Kugelengkan kepala sekali lagi.