Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Serta kuda yang ditunggangi lebih gagah dari pada kuda-kuda yang diperjual belikan untuk masyarakat biasa. "Aku hampir saja berpikir ada seseorang yang menyabotase surat dari anda, karena tidak ada tulisan sama sekali." "Mana mungkin, burung merpati ini hanya menuruti panggilan darimu dan dariku. Selebihnya jika tidak di panggil, dia akan menunggu di tempat yang aman."
1.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Tiada Hidup Tanpa Sistem

Tiada Hidup Tanpa Sistem

Dia pun memutuskan untuk terbang ke arah salah satu pohon cemara yang ada burung merpatinya, lalu hinggap di sana, sementara gulungan kertas yang berada di genggaman cakarnya itu dia letakkan pada dahan pohon cemara. Pemimpin burung puter itu ingin bertanya, tetapi burung merpati berwarna merah kecoklatan itu lebih dulu menanyainya. “Oh, burung puter. Ada perlu apa Anda datang kemari?” Karena pemimpin burung puter itu telah diberi kemampuan untuk berbicara kepada makhluk apa pun, dia menjawab pertanyaan merpati itu dengan menggunakan bahasa burung merpati. “Bisakah saya bertemu dengan Dewi Merpati?”
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Secret of Federlin

Secret of Federlin

Merpati-merpati putih terbang di langit biru dengan memancarkan cahaya keemasan di ujung ekornya. ''Sepertinya akan ada suatu pertunjukan,'' sahut Fallona saat melihat merpati terbang di atas kepalanya. Tangannya terangkat, menjangkau merpati putih itu. Hebatnya, merpati itu menurut dan bertengger tenang di bahunya. ''Pertunjukan?'' ''Ya. Burung merpati ini sebagai pengingat jika sebuah pertunjukan akan berlangsung di sini.''
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Begitu pula dengan tiga rekannya demi mendengar ucapan snag Putra Mahkota. Dangmudo Basa tertawa tanpa suara memandang langit nan membiru dan gerombolan burung terbang ke arah yang berbeda nun jauh di atas sana. “Jinak-jinak merpati,” gumamnya setengah tak terdengar. “Di saat kau mengira bahwa seorang gadis akan tertawan oleh hatimu, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Ahh, aku tidak akan pernah memahami hati wanita.”
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Orang Ketiga itu adalah Keluarga Suamiku

Orang Ketiga itu adalah Keluarga Suamiku

"Nenek kira cari perhiasan yang hilang, cari sapu saja kok kayak cari sesuatu yang berharga." "Nih mantu kamu mau nyapu nih, senang ya sekarang sudah ada menantu, rajin menantunya." Ucap nenek tersebut saat berpapasan dengan mertua Embun. Namun mertua Embun hanya tersenyum kearah nenek tersebut. Dengan penuh teliti Embun membereskan ruangan yang seperti kapal pecah itu. Alih-alih sedang menyapu, Embun mempertanyakan kepergian Toro yang pergi tak pamit.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Seekor burung Merpati nampak terbang cepat, dari arah Marapat ke arah kotaraja Galuga. Entah kenapa mata Elang terus mengikuti arah terbang burung Merpati itu. Dan saat mata tajamnya melihat ke bawah, Degh..! Hati Elang berdesir aneh seketika. Disaat dia melihat sesosok tubuh bergerak keluar, dari barisan pasukkan. Lalu berlari searah dengan burung Merpati itu, menuju ke kotaraja Galuga. Merasa ada sesuatu yang aneh dan tak wajar ...
9.963.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Kicauan Burung Mengungkap Perselingkuhan Suamiku

Kicauan Burung Mengungkap Perselingkuhan Suamiku

Entah burungnya yang kelewat pintar berceloteh ataukah Ini adalah cara Tuhan untuk memberitahuku yang sebenarnya. * Di kantor. Setelah jam istirahat Aku berbicara dengan sahabatku yang bernama Rika dia seumuran denganku dan juga sudah menikah serta punya seorang anak. Aku curhat padanya tentang keanehan yang terjadi akhir-akhir ini serta apa yang dikatakan burungku. "Burung beo memang sangat pintar, dulu waktu masih tinggal dengan di kampung bersama orang tuaku nenekku punya burung beo yang pandai menirukan kata-kata yang dia dengarkan."
6.832.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 879 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Setelah kondisi tubuhku pulih, aku pun kembali menjalani hidup seperti biasa. Aku makan, minum, bahkan bepergian ke berbagai tempat bersama Wita kalau ada waktu luang. Namun, sepertinya aku terlalu meremehkan sifat ambisius Rani. Suatu hari, saat aku baru saja turun dari pesawat, Wita yang sedang memegang ponselnya itu tampak cemas, "Bu Kiara, menurutmu apa yang akan Rani lakukan untuk membuat onar lagi?"
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
SANG PEMIMPIN DAN PEMBERI INFORMASI

SANG PEMIMPIN DAN PEMBERI INFORMASI

Ucap Gaung mengulang kata-kata Amara "Ya, seperti harapan dan kata mu dulu, kisah kita bagai sepasang merpati yang akan selalu setia dan kembali pada pasangan nya, dan kuharap Tuhan merestui kita untuk kisah ini." Bisik Gsung, ada senyum di sudut bibir nya
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Damian untuk Angelia

Damian untuk Angelia

Di situ terdapat sebuah gambar burung merpati putih yang sedang berdarah, menyirami mawar putih hingga warnanya merah. 'Ini adalah sebuah perumpamaan. Karena ada banyak di dunia ini yang menyamar. Jadi, ketika kamu salah berdamai dengan seseorang. Kamu akan melukai orang yang kamu anggap bumerang bagimu. Dia akan pergi, setelah melakukan beberapa. Jangan mau menyesal. Setidaknya kamu tidak akan menjadi mawar putih yang egois.' Angel memijat pelipisnya yang dilanda pusing. Matanya bahkan berkunang-kunang. Ini akibat dirinya berpikir terlalu jauh. "Sebenernya ini buku apa si?"
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kata-kata bijak burung merpati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status