DIOFANO
Nawujungidrembulan tenggelam di wajahmulihat senyum maniskata kata dibalik senyumkukata-kata tentang senja dan rindu
Namanya manusia pelupa itu wajar, tapi kondisi Akta disini sebelas dua belas antara pelupa atau otaknya lagi eror servernya, jadi kayak orang bego.
Dio yang melihat kelakuan adik tingkat sekaligus anak didiknya itu hanya tertawa ringan karena kekonyolannya. “Loh omongan jawanya keluar semua, lucu kamu. Ternyata orang jawa beneran kalau kamu ngomong bahasa jawa Ta.” jawabnya sambil sedikit tertawa.
“Mas ngerti?” Dio mengangguk.
“Lah emang mas orang mana kok ngerti, saya dengar dari anak – anak mas itu blesteran. Ya tak kirain nggak paham kan bule.”
Beliebte Kapitel