Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dream first class

Dream first class

Aku benci menua. Hoam… kantuk ini terasa bagus, tidak seperti biasanya. Aku meregangkan tubuh dan lamat-lamat berusaha menurunkan kedua kaki ke permukaan lantai. Berjalan membuka tirai gorden—menyapa sinar mentari yang terasa ceria luar biasa. “Watsab bro? Ada kabar baik apa pagi-pagi begini? Kelihatannya ceria sekali,” sapaku dengan santai, namun ia hanya tersenyum lebar. Semakin bersinar.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai kabut pagi
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

“JADI,” “SIAP-SIAP, MANEH NGAN BISA NGADOA, MANEH BISA UNTUNG LAMUN MANEH BISA NINGGALI PANON POE ISUKAN. (KAMU HANYA BISA BERDOA SEKARANG, KAMU AKAN BERUNTUNG APABILA KAMU BISA MELIHAT MATAHARI PAGI ESOK HARI.)” *** Duagggg Sebuah pukulan telak dari makhluk besar berwarna merah yang Mang Ba'a panggil untuk bertarung dengan Buta Jangjang kini membuat tubuhnya yang sudah hancur berubah jadi pasir.
10126.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai kabut pagi
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
Transmigrasi ke Tubuh Istri Bisu Sang Mafia

Transmigrasi ke Tubuh Istri Bisu Sang Mafia

Kepanikan di Pagi Buta ​Cahaya matahari pagi yang pucat menerobos celah tirai. Kylie terbangun karena alarm biologisnya—rasa lapar. Ia meregangkan tubuhnya, merasakan otot-ototnya yang nyeri akibat latihan kemarin. Ia menoleh ke samping. Calvin masih tidur, wajahnya tampak damai. ​Kylie tersenyum. Ia turun dari tempat tidur, berniat membangunkan Eve untuk latihan pagi lagi. Ia ingin mengajarkan teknik kuncian leher hari ini.
10244 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai kabut pagi
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Butet. Nia melihatku, tapi aku pura-pura tidak dengar saja. "Rambut mamak kejatuhan tai cicak semalam," kata Nia. "Oh," Kami lalu salat subuh berjamaah, lalu karena hari libur, dan musim hujan, kami lanjut tidur, dan mulai lagi. Entah kenapa enak saja rasanya, macam pengantin baru lagi. Jam delapan pagi baru bangun, Terpaksa mandi basah lagi.
9.8582.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.0K kali sebagai kabut pagi
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Mereka adalah pengecualian yang saling melengkapi. Dua jam sebelum fajar, mereka sudah berada di tepi Lembah Kabut. Kabut di sini bukan kabut alami, melainkan sisa-sisa energi suci yang bocor dari formasi dewan. Kael bergerak di antara pepohonan seperti hantu. Ia tidak lagi memiliki kemampuan untuk menghilang ke dalam bayangan secara harfiah, namun ia menggunakan teknik pernapasan kuno yang membuat detak jantungnya nyaris tak terdengar.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai kabut pagi
Baca
+Pustaka
Kabut Cinta Riana

Kabut Cinta Riana

Aku tersenyum melihat air muka Nazran bersemu merah seperti kepiting rebus. "Bisa Ibu duduk di kursi sebelah? Karena saya akan memulai pekerjaan ini. Kalau Ibu berdiri di dekat sini, maka akan terkena banyak rambut. Lihatlah! Dia ini seperti marmot yang berbulu tebal," ucap tukang potong rambut itu sembari menjalankan pisau cukur elektriknya memangkas rambut ikal dan jambang lebat Nazran.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kabut pagi
Baca
+Pustaka
Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

sahut Naga Tian Kui. "Ada apa membangunkanku pagi-pagi begini?" tanya Wu Tian. Alam Tingkat Pertama juga memiliki siang dan malam, juga matahari dan bulan seperti alam yang sesungguhnya. Jadi, kabut dingin yang melintas disertai belum munculnya mentari menandakan kalau hari masih pagi sekali walaupun kondisi di alam ini sudah terang. "Kami menemukan sesuatu yang menarik saat berkeliing alam tingkat pertama ini. Apa kamu tertarik melihatnya, Wu Tian?" tanya Naga Tian Kui.
10120.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kabut pagi
Baca
+Pustaka
Evanescent

Evanescent

Kencana POV Suara teko panas yang tengah mendidih begitu ricuh cukup untuk membangunkan kawanan kucing milik tetangga di luar rumah. "Apa yang mau kamu buat di pagi buta Ken?,"tanya seorang gadis pirang yang memunculkan wajah dengan garis halus bekas bantal menjalar. "Bisakah kau cuci dulu wajahmu dan sikat gigi dulu?,"
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai kabut pagi
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bab 7: Pengajian Sesat dan Speaker Gaib yang Berdakwah ke Neraka --- Hari Minggu pagi biasanya menjadi momen tenang di Kalibungkus. Orang-orang masih malas bangun, ayam berkokok pun seolah melakukannya setengah hati. Tapi pagi itu, gang kecil di belakang Masjid Jami’ Baitul Khusyu dipenuhi oleh satu suara:
953 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kabut pagi
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Putri Pewaris

Balas Dendam Sang Putri Pewaris

bantah Kiran tak terima. “Bukankah kamu tadi bilang bisa membaca aku ingin membuktikannya.” Kiran sampai melongo mendengar perkataan Batara itu. *** Pagi hatinya Kiran bangun kesiangan. Mbok Nah bahkan perlu memercikkan air untuk membangunkan Kiran. “Makanya kalau tidur jangan malam-malam, Nduk. Kasihan tuan Batara kalau kamu telat membantunya di pagi hari.”
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai kabut pagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status