Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Zombieing

Zombieing

Karena dia yang membuatnya mendapat luka ini. ***** "Terima kasih kalian, barisan para mantan. Dan semua yang pergi, tanpa sempat aku miliki" Barisan para mantan dia bilang? Mantannya saja cuma satu. Memang suka ngadi-ngadi tuh manusia. "Bertepuk sebelah tangan" "Sudah biasa" "Ditinggal tanpa alasan" "Sudah biasa" Ya itu lo, Bian. Duuuh, gemas sekali rasanya. Menghilang tiba-tiba tanpa alasan yang jelas. Dan sekarang, dia juga muncul secara tiba-tiba bak jin yang keluar dari botol.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as disappearing
Read
+Library
Booking Terakhir

Booking Terakhir

112 34.111 34.110 Angkanya terus turun dengan lumayan cepat tanpa ada yang terlihat mati di sana, melainkan langsung menghilang lenyap begitu saja tanpa darah dan jejak apapun. Seperti seseorang pria yang gagal mengingat namanya barusan memudar seperti asap lalu lenyap dengan tidak meninggalkan apa pun sebagai jejak. Paras wajah Naya langsung memucat. "Ini gila."
10512 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as disappearing
Read
+Library
Perishable

Perishable

ucapnya sambil terus menggerakkan mouse, mencari informasi lebih banyak lagi. "Perusahaan apa?" tanya Regan yang duduk di samping kanan Davin, sedangkan Alfi duduk di sisi sebelahnya. "Blue moon company. Itu nama perusahaannya, tapi di sini gue nggak tau siapa yang punya. " "Kalo alamatnya?" tanya Alfi. Davin menggeleng, "Perusahaan itu udah nggak aktif lagi sejak 20 Juli tahun 2015," balasnya, dengan terus membaca kalimat pada layar laptopnya itu.
748 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as disappearing
Read
+Library
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Penyesalan yang mendalam berubah menjadi air mata, mengalir tanpa henti. “Maafin Mama, Dimas. Maafin Mama.” “Mama yang salah. Harusnya Mama nggak pergi beli sayuran. Ini semua salah Mama.” Dimas menahan sakitnya, tersenyum padaku. “Ma… Dimas mau pulang,” ucapnya pelan. Aku mengangguk cepat. “Ya, kita pulang.” Malam itu, tak ada seorang pun di rumah. Setelah memastikan kondisi Dimas, aku buru-buru mengemas barang-barang. Keesokan paginya, aku dan Dimas berangkat ke stasiun.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 288 Times as disappearing
Read
+Library
Rasa Yang Hilang

Rasa Yang Hilang

Bayang-bayang kejadian kelam kembali menghantuinya. “Tolong lepaskan, aku. Tidak-tidak, akh... Jangan!” Gang sempit itu, di sana saksi bisu kesedihan kedua kakak-beradik yang saling menyayangi itu. “Kakak,” lirihnya sebelum keduanya matanya tertutup dan hilang kesadaran sepenuhnya. Bunyi ponsel mengalihkan perhatian. Agina merogoh saku celana dan keningnya mengeryit.
4.9K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as disappearing
Read
+Library
BEHIND

BEHIND

Kepakan sayapnya tak menciptakan suara sama sekali, tapi membuatnya mampu melejit sama cepatnya denganku yang notabenenya puluhan kali lebih besar. Lekas kuarahkan badan mengikutinya, mangamati bagaimana cara ia mengepak hingga mampu melesat cepat tanpa suara. Ia menukik, mencoba mendasar pada tanah, lalu tiba-tiba kembali mendongak mengepak ke arah angkasa. Meninggalkanku yang panik karena terlalu cepat menukik, hingga tak mampu menghentikan laju kepak. Tanah kian dekat hingga debuman menyakitkan terasa dan semua menggelap. Lamunanku pun buyar seiring dengan menggelapnya memoar. Apalagi suara dentingan ponsel mengalihkan perhatian.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as disappearing
Read
+Library
Kini Ku Hilang Selamanya

Kini Ku Hilang Selamanya

jawabnya sambil mengayun-ayunkan lengan Lionel dengan manja. "Ada yang harus kuurus di luar. Aku akan pulang secepatnya." Baru saja Lionel menuruni tangga, ponselnya tiba-tiba berbunyi. Ternyata yang meneleponnya adalah kepala pelayan kediaman Keluarga Mandala. "Tuan, ada kabar buruk!" "Nyonya ... Nyonya menghilang!" Wajah Lionel langsung memucat. "Menghilang? Apa maksudmu, menghilang? Cepat jelaskan!"
9.273.4K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as disappearing
Read
+Library
Sebelum Cinta Itu Hilang

Sebelum Cinta Itu Hilang

gumamnya lirih, “kenapa tidak?” Kafe mulai sepi. Pelayan sudah mulai mengelap meja di sudut lain, dan musik kini hanya terdengar samar. Adrian meneguk sisa kopinya yang sudah dingin. Rasanya pahit. Tapi bukan karena kopi itu, melainkan karena sesuatu yang baru saja ditinggalkan Tania di mejanya—sebuah umpan yang terlalu tepat untuk tak diperhitungkan.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as disappearing
Read
+Library
Konspirasi

Konspirasi

Tiba tiba Drrt drrt Danil merasa pahanya tengah bergetar. Setelah diperiksa Ternyata getaran itu berasal dari handphonenya. “ hallo “ jawab danil. Kemudian danil terdiam dan William bisa melihat perubahan wajah danil dalam sekejap. tidak berselang lama danil menjatuhkan ponselnya dari telinga dalam keadaan linglung.
9.96.1K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as disappearing
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status