Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENGASUH TUAN MUDA BRENGSEK!

MENGASUH TUAN MUDA BRENGSEK!

I remember the day you told me you were leaving I remember the make-up running down your face And the dreams you left behind you didn't need them Like every single wish we ever made I wish that I could wake up with amnesia And forget about the stupid little things Like the way it felt to fall asleep next to you And the memories I never can escape If today I woke up with you right beside me Like all of this was just some twisted dream I'd hold you closer than I ever did before And you'd never slip away And you'd never hear me say Aku menyanyi kecil saat melihat Edmund keluar hanya memakai kimono berwarna putih yang benar-benar menggoda otakku yang mesum ini. Aku menunduk baru sadar, jika kami
1014.1K viewsOngoingAdded to Library 423 Times as your dream is delicious
Read
+Library
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Kalau sudah seperti ini, aku tidak rela hanya karena pesan tidak jelas, mengurangi kenikmatannya. ‘Maaf ya, Mbak Dewi. Aku sedang berbahagia dan tidak ada celah untuk mendengarkanmu,’ bisik hatiku sambil meneruskan menikmati lirik indah setelahnya. ~~ I wanna be in you embrace. Oh, never does a day go by. Without thanking God. That you are mine. Your love makes my dreams come true. You look so beautiful. My life with you is truly wonderful. ~~
9.81.3M viewsCompletedAdded to Library 35.1K Times as your dream is delicious
Show Reviews (144)
Read
+Library
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Read All Reviews
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

“Nanti bawa pulang. Kita makan sambil nonton drama.” “Oke!” Mata Della langsung bersinar terang. Dia memang sangat menyukai delima, hanya saja sangat malas mengupasnya. Sekarang punya seseorang yang melakukannya untuknya… bukankah itu seperti pacar idaman? Dengan senyum ceria, Della menyuapi Adithya udang karang. Adithya memakannya sambil tersenyum bodoh. Senyumnya begitu bahagia sampai-sampai membuat kepala Ainsley sedikit pening.
9.5K viewsOngoingAdded to Library 378 Times as your dream is delicious
Read
+Library
Bersandar pada Ketakutan

Bersandar pada Ketakutan

Sedikit demi sedikit hingga mangkuk itu bersih tak bersisa. “Kau tahu,” gumam Dominic dengan suara pelan, “aku pernah bermimpi seperti ini. Kau ada di sini, memasak makanan favoritku dengan senyum lebar yang cantik, tapi saat aku bangun ... semua kosong." Senyum tulus Amethyst berikan untuk Dominic. "Kali ini kau tidak sedang bermimpi." Ia menggenggam tangan Dominic dengan erat, menunjukkan pada pria itu. "Lihat, aku nyata."
101.7K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as your dream is delicious
Read
+Library
Perfect You

Perfect You

Jawab David. “Baiklah, terimakasih.” Ucap Freya. David memandang makanannya. Ia merasa semua makanan itu sama sekali tak menarik baginya. Dan saat mencicipnya, semua makanan itu terasa hambar. Ia jadi kehilangan selera makannya. Tapi sekarang, perutnya sedang tidak kompromi untuk menerima makanan lain yang David suka. “Ada apa dengan makanannya? Kenapa kau seperti malas makan?” tanya Freya sambil mendekati David.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as your dream is delicious
Read
+Library
Melepas Surga Yang Aku Dambakan

Melepas Surga Yang Aku Dambakan

"Kamu sendiri kenapa belum tidur jam segini pertanyaanku tadi belum sempat terjawab?? Kembali Adrian menatap heran Naomi. "Kamu seperti tidak tahu kebiasaanku saja Adrian, aku tuh selalu lapar tengah malam dan aku mencoba untuk mencari makanan tapi ternyata tidak ada sehingga aku pun memasak mie instan saja. "Jawab membuat Adrian pun tersenyum. "Ya ampun kebiasaan sekali sih kamu bukankah kamu tidak terbiasa memakan mie instan kenapa kamu tidak bilang padaku mungkin aku bisa carikan makan keluar untuk delivery online." Jawab Adrian.
67.1K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as your dream is delicious
Read
+Library
Mengukir Impian Baru

Mengukir Impian Baru

Aku bahkan masih bisa memakan dimsum yang Jonah pesan sebagai makanan penutup. Kami berdua menikmati musik metal di dalam mobil sepanjang perjalanan menuju rumahku. Aku mengelus-elus perutku, kenyang sekali. Tidurku pasti akan pulas malam ini. Aku membutuhkannya setelah menjalani beberapa toko jam tadi. Kesalahanku sendiri karena aku yang takut memutuskan memilih jam yang mana.
1019.1K viewsCompletedAdded to Library 515 Times as your dream is delicious
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Itu brilian sekaligus gila. “Ki Gendeng jadi ‘Sang Perusak Harmoni’, dukun yang mencoba meracuni rasa dengan adiksi,” lanjut Luna, jarinya mengetuk-ngetuk meja seirama dengan gagasannya yang mengalir deras. “Dan… makhluk lapar yang kamu lihat dalam visimu itu…” Luna berhenti sejenak, suaranya menjadi lebih pelan, “...kita sebut dia sebagai ‘Kelaparan Purba’, sebuah kekosongan yang lahir ketika manusia mulai menciptakan rasa tanpa jiwa.”
994 viewsCompletedAdded to Library 37 Times as your dream is delicious
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Deja Vu ? Bukan, itu bukan Deja vu, tapi Precognitive Dream. Aku sering mengalami Precognitive Dream. Deja Vu dan Precognitive Dream jelas berbeda, Deja vu hanyalah perasaan seolah-olah kita pernah mengalami suatu peristiwa yang nyatanya baru kita alami. Tapi, Precognitive Dream yaitu salah satu mimpi kita yang menjadi kenyataan, kita ingat pernah memimpikan suatu hal dan tanpa kita duga mimpi itu menjadi kenyataan. Coba bayangkan bagaimana menderitanya aku mengalami hal tersebut.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as your dream is delicious
Read
+Library
Hasrat Dendam Suamiku

Hasrat Dendam Suamiku

kata Adrian dengan suara tenang, meskipun hatinya cemas. Falla menatapnya dengan mata yang penuh air mata. “Kau tahu, tadi aku menemukan toko kue yang menjual kue dengan bentuk-bentuk yang cantik, rasanya enak, dan warnanya juga indah,” ujarnya, seolah-olah tidak mendengar permintaan Adrian. “Saat memakan kue itu, aku langsung teringat padamu. Aku berpikir, apakah kau akan menyukai kue itu juga?” Adrian berusaha tetap tenang. “Itu terdengar menarik, Falla, tapi sekarang sebaiknya kau turun dulu, oke? Kita bisa membicarakan semua ini di tempat yang lebih nyaman.”
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 292 Times as your dream is delicious
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status