Suami Titipan
Charlotte kian mengeratkan kedua tangannya ke tubuh Kinara.
“Gak apa-apa...” ucap Charlotte lembut. “Nangis aja, tumpahin semuanya ke Mbak.” Mendengar kalimat menenangkan Charlotte, Kinara mengangguk dan menangis tanpa suara.
********************
Di batas cakrawala, semburat fajar belum menampakkan diri barang seberkas pun. Ia seperti enggan menyapa bumi hari ini. Suasana kian pekat oleh kabut yang mulai bergerak turun mencari udara bersuhu lebih rendah. Material kondensasi itu bertransformasi menjadi titik-titik embun kala menyentuh permukaan daun jarak, puring, beringin, hingga deretan pusara bernama.
Hot Chapters