Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as kaga ngapa
Read
+Library
Pacar Kedua & Istri Rahasia

Pacar Kedua & Istri Rahasia

sapa Rafka. “Hmmm, iya halo,” sahut Agatha. “Kamu kenapa?” tanya Rafka dengan nada khawatir. “Kenapa apanya?” tanya Agatha kemudian. “Kenapa suara kamu seperti habis menangis?” tanya Rafka lagi. “Hmmm … biasa … habis nonton drama Korea,” jawab Agatha asal-asalan. Terdengar suara kekehan dari mulut Rafka. “Oh ya, aku pikir kamu kenapa.”
106.2K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as kaga ngapa
Read
+Library
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

"Halo, Kakak? Kakak nggak marah 'kan?" "Enggak, Kakak nggak marah. Kakak cuma kesel aja. Akibat sifat pelupa kamu, Kakak jadi nunggu kamu lama di sana. Kamu tau 'kan, menunggu itu aktivitas yang menyebalkan?" "Maaf ... Aku nyesel udah bikin Aa kesel." "Aa?"
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as kaga ngapa
Read
+Library
Mendadak Kaya

Mendadak Kaya

Bukankah sudah lengkap? "Tak apa, Rocelyn. Aku ingin tahu yang sebenarnya." "Maaf jika ini menyakitimu, Valerie. Setahuku, alasan umum beberapa keluarga kaya dan keluarga bangsawan yang mengadopsi anak walaupun mereka sudah memiliki anak kandung adalah karena mereka ingin menjadikan anak itu jaminan." "Jaminan? Jaminan apa, Rocelyn?" "Utang. Umumnya, keluarga yang mengadopsi anak adalah keluarga yang terlilit utang."
105.3K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as kaga ngapa
Read
+Library
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

Aku bergidik saat memahami maksud dari kalimatnya tadi. “Udah ah. Katanya banyak kerjaan.” “Kamu sih aneh-aneh aja sampai video call segala. Oiya, anak-anak mana, Dek?” “Nih, lagi main puzzle.” Kuarahkan kamera ponselku pada Khanza dan Ghazy yang tengah bermain. Masa Fahry pun menyapa anak-anak satu persatu sebelum memutuskan sambungan telepon. ***
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 547 Times as kaga ngapa
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status