Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Surga Impian

Bukan Surga Impian

Jika hampir di setiap tempat cafe tersebut, terdapat tanaman dari berbagai jenis dan ukuran. Salah satunya di tempat yang Jenna tempati sekarang. Meja bundar yang berisi 4 kursi itu dibuat dari kayu jati yang divernis dengan cantik. Kemudian, di bagian pegangan kursi masing-masingnya—ada tanaman imitasi yang seolah merambat. "Beliau pulang, Mas." Jenna menjawab pertanyaan Reyhan sebelumnya. "Lho, ditinggal ke toilet doang mama Puspa pulang?" Reyhan bergerak untuk duduk di kursi sebelah Jenna.
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 31 Beses bilang kain kursi sofa
Read
+Library
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

“Tiga bulan lagi kamu akan nyerah dan minta ganti sofa. Ini investasi.” Dia menarik napas panjang—lalu duduk. Sofa itu nyaman. Nyaman sekali. “Bahaya ini…” Anita mengguman. Rex menoleh cepat. “Kenapa? Terlalu empuk? Terlalu fancy?” Anita menatap lurus ke depan. “Terlalu bikin aku bisa nonton drama Korea sampai lupa hidup.” Rex nyengir. “Oke, kita beli.”
1042.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang kain kursi sofa
Read
+Library
Pesona Menantu 24 Karat

Pesona Menantu 24 Karat

Seketika mereka menatanya ke atas meja sofa. Jessica melihat kesekeliling ruangan, yang terlihat memiliki fasilitas sangat lengkap serta memperlihatkan perlengkapan minimalis yang disentuh dengan nilai seni yang tinggi. Di dalam sana terlihat set karaoke sound sistem yang lengkap, dan juga ada dua buah kursi santai yang menggunakan listrik, yang bisa memijat secara otomatis siapa saja yang duduk di sana. Mereka bertiga duduk di atas sofa, dan mulai makan buah serta minum jus bersama.
1015.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 516 Beses bilang kain kursi sofa
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

Matanya meneliti satu per satu produk yang tersusun rapi di sana. "Coklat atau strawberry, As? Atau mau ini nih? Yang rasa jeyuk?" Suara Bayu membuat beberapa orang menoleh ke arah mereka lalu tersenyum. Begitupun Asih yang merasa hangat menjalar di wajah dan tubuhnya, hingga tak sadar membuat kedua pipinya merah bak udang rebus. Bayu meletakkan beberapa kotak susu dengan varian beragam. "Biar nggak bosen sama satu rasa," ucapnya kembali mendorong kereta belanja itu ke arah lain.
1.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 40 Beses bilang kain kursi sofa
Read
+Library
SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN

SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN

"William sedang membelai pantatmu. Apakah ada hal lain yang harus aku perhatikan?" Arga mendekati Septa. Tangannya menekan keras ke bagian belakang sofa saat dia mencondongkan tubuhnya ke arah Septa, sambil menatap. Septa bergeser untuk menghindari tubuh Arga. Mata Arga terpaku pada satu titik di sofa. Septa mengikuti tatapannya. Sofa itu terbuat dari kain berwarna kecoklatan. Itu adalah warna coklat muda. Tepat di situ kotor oleh noda yang bekas Septa sebelumnya.
5.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 139 Beses bilang kain kursi sofa
Read
+Library
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

Segar sekali. Belum lagi meja dan kursi yang dikordinasikan sedemikian rupa. Meja persegi yang mempertahankan serat kayu, dipadu sofa tunggal berbahan bludru, warna putih tulang dan merah yang diletakkan acak. Di meja besar yang selalu ditempatkan di sudut, sebuah sofa dinding di warna hijau sage. Oh! Arkana merayakan ‘eyegasm’ dalam dadanya.
109.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 245 Beses bilang kain kursi sofa
Read
+Library
LONELY TOGETHER

LONELY TOGETHER

Tempat perabotan seperti kursi dan set meja serta lemari dan rak. “Kursi untuk ruang tamu? Bukan sofa?” Gaia bertanya melihat ruang tamu dalam gambar di ponsel milik Raga. Laki-laki itu masih memperhatikan beberapa kursi yang cukup ramping dari kayu di sana. Gaia kemudian memperhatikan sebuah kursi dengan rongga di bagian bawahnya. Ada beberapa macam ukuran dan sepertinya unik dengan design di rongga yang mungkin bisa berfungsi sebagai tempat penyimpanan. “Ini aja? Cukup murah, kita bisa beli kursi dan mejanya terpisah?” Gaia terlihat cukup senang dengan apa yang dia pilih. Raga masih diam dan menunjukkan ekspresi yang tidak setuju tentu saja.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang kain kursi sofa
Read
+Library
Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Sofa kulit di sudut ruangan dan meja kayu besar, memberi kesan mewah sekaligus hangat. Tuan Barata duduk perlahan di sofa, menghela napas ringan seolah menikmati suasana. Reval duduk di sebelahnya, sementara Kaisar menuangkan teh hangat dan meletakkan cangkir di meja.
1022.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 801 Beses bilang kain kursi sofa
Read
+Library
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Semua orang terpukau dengan kecerdasan Kevan. "Benar-benar beda dari ruang meeting yang lain!" puji Diana. "Desainnya dibuat seperti sebuah ampliteater. Kursi-kursi kayu disusun meninggi ke atas dikombinasi sama bantal duduk." Semua orang mendengarkan penjelasan Brandon. Dia senang melihat Kevan puas dengan hasil kerjanya. Kevan bertanya, "Gimana? Kalian udah ngerasa santai dan rileks belum?"
9.8128.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.5K Beses bilang kain kursi sofa
Ipakita ang mga Review (40)
Read
+Library
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Halo, Zoyaliciouz! Alhamdulillah, buku Bodyguard tamat hari ini. Thank you so much buat semua pembaca, Bang Nano, Kak Nismairmadiana, Kak KidOO, Bang Ovan, Bang Regazza, Bang Quden and semuanya. Zoya nggak bisa sebut satu-satu (≧⁠▽⁠≦) Kalian luar biasa dan kalianlah motivasi aku menulis.
Basahin ang Lahat ng Review
Wanita Gendut, Dicerai Suami Dinikahi CEO Tampan

Wanita Gendut, Dicerai Suami Dinikahi CEO Tampan

Menyadari tidak ada kursi atau sofa yang bisa diduduki tamunya, Sofia berkata, "Maaf, di sini tidak ada sofa. Kamu bisa duduk di atas kasur lipat itu jika mau." Reyfaldi tak menyahut. Ia hanya mengamati dalam diam saat Sofia membuka koper dan tas, lalu mengeluarkan pakaian ganti. "Tunggu sebentar ya, aku mau mandi dulu," pamit Sofia seraya menyampirkan handuk di lehernya. Wanita itu lalu melangkah masuk ke dalam kamar mandi berukuran mungil yang berada di sudut ruangan.
1052.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang kain kursi sofa
Ipakita ang mga Review (20)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Merisa storia
Hallo readers ... ... Terimakaksih sudah mampir untuk baca ceritaku. Dan, terimakasih juga telah memfollowku dan memberikan dukungan dengan cara memberi vote dan ulasan yang bagus. semoga kalian terhibur dengan ceritanya ......
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status