FREL.
malapalaspertanyaan random untuk pasangancerita tukar pasangancerita sepasang kekasih yang sangat romantisweb tinggi badan pasangan
"Hiks, hiks, mama jahat. Mama nggak sayang kita, Kak. Hiks."
Aku terkejut melihat Abel yang kini tengah menangis. Aku gelagapan dan panik. "Bel, jangan nangis, ya. Aduuh, gimana ini?"
Kulihat Kenn maju, ia berjongkok di depan Abel. "Sssttt, Abel nggak boleh nangis. Abel kan hebat juga pintar," ucap Kenn sembari menghapus air mata yang membasahi pipi Abel. "Seperti hari-hari sebelumnya, besok kita akan tetap pergi bertiga, dan ingat, jangan memaksa orang yang nggak menginginkan kita. Mengerti?" tambahnya dengan intonasi suara yang lembut dan tenang, sementara Abel dan Reno seketika mengangguk patuh atas perkataan Kenn, yang entah mengapa membuat rasa bersalahku semakin bertambah besar.
人気のチャプター