Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Pendekar

Sang Pendekar

jawab Lintang. Kemudian, Lintang pun bangkit dan membasuh wajah dengan air dari dalam potongan bambu yang sengaja ia buat khusus untuk tempat penampungan air untuk keperluannya selama berada di tempat tersebut. "Apakah di sini ada sumber air, Kakang?" tanya Winiresti menatap wajah suaminya. "Aku rasa di bawah sana ada aliran sungai yang mengalir dari sumber air gunung Sanggabuana," jawab Lintang mengarahkan jari telunjuknya ke arah bawah perbukitan itu.
9.9166.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai kangen water terdekat
Tampilkan Ulasan (150)
Baca
+Pustaka
CahyaGumilar79
Buat kakak2 Reader hari ini aku baru up dua bab dan nanti sore satu bab lagi yah. Jangan lupa saweran Gemnya biar penulis semangat dalam berkarya dan juga para reader pun sehat selalu.... doa dan dukungan sangat aku harapkan. Dukung terus cerita ini hingga berada di puncak Rank Salam Pendekar_Lover
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
DILEMA KARENA CINTA

DILEMA KARENA CINTA

tanya Rangga "Sudah sekali, di sana air sumurnya warnanya seperti teh, tapi lebih baik mandi pakai air sumur dari pada pakai air hujan," jelasnya sambil tersenyum mengingat saat pertama kali ia berkunjung ke tempat Kakaknya. "Jadi mandinya sambil main hujan-hujanan gitu, Om?" tanya Rangga yang kurang paham. "Ya enggaklah, di sana untuk masak dan minum pakai air tadah hujan," jelas Adam
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai kangen water terdekat
Baca
+Pustaka
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

"Dia tahu tubuh Nara lemah, tapi tetap mendorongnya ke danau. Jangan harap bisa keluar sebelum benar-benar merenung di sana." "Tenang saja, suhu di sana sudah kuatur. Nggak bakal sampai membunuh orang, cuma memberinya sedikit pelajaran." Saat membicarakan pelajaran, Kak Bobby teringat bagaimana sejak kecil hidupku selalu penuh penderitaan. Ada sedikit keraguan yang melintas di matanya. Dia menoleh pada Kak Dimas. "Yakin suhunya -10 derajat? Bagaimana kalau kita pergi melihatnya?"
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kangen water terdekat
Baca
+Pustaka
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

pinta Pak Gatot penuh harap. "Jangan khawatir, Pak. Saya sudah biasa dijadikan figuran untuk menghibur orang." Nawang tertawa tanpa merasa lucu. Pak Gatot menghela napas berat. Posisinya serba salah sekarang. Untungnya Kenes tidak menyadarinya. "Sebentar," Kenes mengangkat tangan. Ponselnya berbunyi. "Ya, Oma? Iya, Kenes di Pasar Ampera. Tempat Nawang berjualan."
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 731 kali sebagai kangen water terdekat
Baca
+Pustaka
Seserahan Kebo Gerang

Seserahan Kebo Gerang

tanya Nurul, "kamu dapat dari mana keris itu! " "Aku menemukannya di sungai. " "Terus, kenapa kamu mandikan pakai air kembang? " "Itu permintaan keris ini. Dia mau dimandikan dengan air kembang. Kamu mau kaya kan, Dik? " "Ya, tentu saja. " "Keris ini yang akan membantu kita. Aku akan diantar jemput mobil, kamu akan aku belikan perhiasan yang banyak. Kamu nggak perlu lagi memasang manik-manik. "
483 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kangen water terdekat
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dan kedua pria dewasa itu pun menurut saja pada gadis barbar tersebut. “Di sana itu terkenal dengan airnya yang banyak manfaatnya, terutama untuk… mengguna-guna seseorang.” Sagara mengernyit. “Air dari mana? Sumur, sungai, atau mata air pegunungan?” “Apa yang ada rasa manis-manisnya?” timpal Azzam. “Ih, bukan,” balas Kayla cepat. “Air sungai. Katanya yang paling manjur.”
1044.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kangen water terdekat
Baca
+Pustaka
Istri Gelap Tuan Arrogant

Istri Gelap Tuan Arrogant

"Iya Jeng, di kamar tamu lainnya ada kolam renangnya juga kan? Ada toilet duduk santainya kayak di sini nggak? Soalnya di kampung biasanya buang air di kali." "Ada, semua yang ada di kamar ini ada juga di kamar tersebut. Lagi kali kalau mau menggunakan peralatan yang tidak di mengerti bisa minta tolong pada Mbok Sum." "Ma ini banjir?" Hanna baru pulang ke rumah tapi melihat rumahnya becek penuh air sabun. "Banjir lokal Bu," celetuk Mbok Sum.
9.74.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107.8K kali sebagai kangen water terdekat
Tampilkan Ulasan (890)
Baca
+Pustaka
Sayidah Prasetya
setiap hari slalu nungguin author update bab baru. bukan hanya dijudul yg baru ini,melainkan di judul "istri lugu presdir dingin" tiap baca slalu terhibur,sering senyum² sendiri kalau pas ada bab lucu. next publish bukunya ya thor,biar yg lain pd baca n bisa buat nambah koleksi perpus mini di rumah.
Ina Thabita
Sebelumnya makaaasih banyak thor buat novelnya jujur seumur hdp baru kali ini banya novel ngikutin ampe hbs uang 200rb lebih kali............pdhl aku bukan tipe orng yg suka baca buku tpi dngn novel ini gilaaaa ceritanya bagus awal2 aku sampe nangis sesegukan tpi skrng tangisan trganti dngn trtawa snyum
Baca Semua Ulasan
Hilang Untuk Ditemukan

Hilang Untuk Ditemukan

"Saya mau tanya, di daerah sini ada tempat hiburan apa aja?" Mengantongi uang lima puluh ribu, mamang berusaha berpikir keras sambil membuka topinya. Kemudian menyerah dan menanyakan pada penduduk lain yang sedang asyik menyantap baksonya. "Palingan untuk keluarga aja, bos," jawab mamang. "Pemandian air panas ada, kuburan—eh itu mah—maksudnya, anu ... taman bunga Sans Dieno, opo lagi yo ... oh palingan naik ke puncak gunung, Pak bos."
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai kangen water terdekat
Baca
+Pustaka
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

Sebagai pemilik Ajian Lumut, ia memiliki ikatan alami dengan air dan kelembaban. “Bentar Den... Gendon rasain dulu...” Gendon terdiam cukup lama. “Eh, di arah tenggara ada bau air terjun, tapi kok jauh banget ya? Terus di bawah kaki kita... lha kok malah kering kerontang?” Tiba-tiba, telinga Surya Yudha menangkap suara desingan halus. Sangat halus hingga hampir tidak terdengar di balik gerutu Gendon.
928.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 813 kali sebagai kangen water terdekat
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Baca Semua Ulasan
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

"Sama minumnya jangan, Tan?" "Ya iya dong, masa enggak? Minumnya sih bebas, cuman Tante kasih saran juga buat campur aja. Jadi air putih satu terus minuman yang segarnya satu. Cuaca siang ini lagi panas nih kebetulan." "Ah, oke-oke paham," ucap Kiran. "Aku pesenin deh sekarang. Kebetulan aku tahu di mana tempat ayam geprek yang enak."
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kangen water terdekat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status