Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
2'20

2'20

Kamelzy
Mereka sudah menunjukkan tandanya sejak satu bulan yang lalu. Pemerintah takkan pernah acuh, tak pernah ada yang percaya akan mitos murahan itu. Satu-dua orang takkan cukup untuk mendengungkan sesuatu yang sudah dianggap mati. Hari itu ... Kamis, 20 Februari 2020. Sebuah bencana yang seharusnya tak pernah menginjakkan kaki ke dataran itu akhirnya terjadi. Langit mendadak tak lagi menampakkan birunya, polusi tak bisa lagi mengalahkan awan hitam yang menutupi langit Jakarta. Suara kelakson kendaraan yang saling sahut tak lagi terdengar, udara yang terasa sesak kini tergantikan dengan angin kencang yang membentuk pusaran besar, bercampur petir, bercampur dengan guntur yang menggelegar. Tornado itu ... akhirnya datang juga. Pembuka gerbang dari dunia yang telah lama mati.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Andy Lorenza
Gumpalan angin puting beliung yang menggulung tubuh Arya Mandu di Negeri Di Atas Awan, menghempaskannya kembali ke Negeri Nusantara. Tanah Jawa saat itu tengah dilanda kemelut yang semakin hari kian menguatirkan, karena Pangeran Durjana berhasil bersekutu dengan para tokoh golongan hitam untuk menguasai Pulau Jawa. Dengan kembalinya Arya Mandu Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas, tentu melahirkan harapan bagi seluruh penghuni Tanah Jawa akan hidup tentram seperti dulu sebelum Arya lenyap secara misterius dan terdampar di Negeri Di Atas Awan. Mampukah Arya memerangi segala bentuk kejahatan dan kekejian dari Pangeran Durjana? Atau sebaliknya Arya menemui ajal di tangan Pangeran Durjana yang diketahui sebagai murid Sura Brambang pembunuh Ayahandanya?
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Dinodai Suami (Gagal Cerai)

Dinodai Suami (Gagal Cerai)

"Ambillah untuk jasa tadi malam!" Saka melempar kartu hitam padaku. Padahal aku adalah istrinya. *** "Aduh!" pekikku kala seseorang mendorong tubuh ini hingga terjerembab masuk ke sebuah kamar hotel. "Si4l!" umpatku mencoba bangkit setelah terjatuh. Namun, sama sekali tak pernah aku sangka. Sebuah tangan menyentuh pundak. Terasa hangat dan itu membuatku merinding. Seketika tangan ini ditarik begitu saja olehnya. "Arshaka!" Aku terbelalak saat tahu siapa pria yang kini menarik tubuhku hingga kami terjatuh di atas ranj4ng yang sama. Apalagi, kini tubuhnya telah men1ndihku. Mengunci tubuhku hingga kesulitan bergerak. Bahkan, dengan brutal ia mencivm bibirku. Aku merasa ada yang tidak beres dengannya. Mungkinkah dia minum obat per4ngsang? Apakah kami dijebak? Tetapi siapa yang menjebak?
1023.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 688 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Menantu yang Tak Diharapkan

Menantu yang Tak Diharapkan

Arga hanyalah seorang pemuda sederhana yang hidupnya diisi dengan kerja keras dan tanggung jawab. Tiba-tiba saja ia dijodohkan dengan Aluna, putri tunggal keluarga Wiratama —konglomerat yang dihormati dan disegani di daerahnya. Tidak ada cinta, tidak ada restu. Hanya pernikahan yang dibangun atas dasar kebohongan besar. Keluarga Wiratama menutupi aib kehamilan Aluna dengan menjadikan Arga kambing hitam —pria miskin yang rela menikah demi membayar hutang ayahnya pada sang tuan besar. Seperti yang sudah bisa dibayangkan, pernikahan yang didasari oleh utang piutang, tak mungkin berjalan mulus layaknya rumah tangga pada umumnya. Lantas, bagaimana kehidupan yang harus Arga lalui setelah menjadi bagian dari keluarga kaya raya dan menjadi suami perempuan paling cantik di daerahnya itu? **
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Penghentian Terakhir Kapten Jenius

Penghentian Terakhir Kapten Jenius

Setelah kapal pesiar menabrak terumbu karang, Yilin dan aku didorong ke laut oleh para turis yang panik. Pacarku, sang kapten, terjun ke laut, dan membawa Yilin menaiki sekoci penolong terakhir. Saat aku berjuang dan berteriak minta tolong, dia menepis tanganku dari tepi sekoci sambil berkata, “Kau bisa berenang, hentikan drama berebut perhatian ini! Yilin mengalami hipotermia, aku harus segera membawanya ke rumah sakit!” Laut di sekitar kami hitam pekat seperti tinta. Kata-kata itu sama saja dengan menyuruhku untuk mati. Ketika gelang yang tak pernah kulepas ditemukan di perut hiu, Jerry menyelam sendirian ke perairan yang dipenuhi hiu dan mencariku selama tiga hari tiga malam. Kemudian, kapten jenius yang telah menaklukkan lautan itu tak pernah berlayar lagi.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Tak Sengaja Kutalak Istriku

Tak Sengaja Kutalak Istriku

Bunda Ainuha
"Aku tak peduli dengan ucapan maafmu itu! Yang pasti ... sejak kau antarkan Amalia pulang, tanggung jawab atas dirinya telah kembali padaku ... dan aku?! Tak akan pernah menyerahkan kembali permataku pada orang yang menghinakannya seperti dirimu!" Tegas Pak Heru, bangkit, mengakhiri perbincangan sore ini. Lunglai, kususuri hamparan aspal dalam kehancuran. Andai, ego itu mampu kutahan, jika saja amarah itu mampu kupendam, atau setidaknya dapat kulipat rapat bibir ini. Maka semua akan baik-baik saja. Namun, semua telah terjadi, awan hitam pun terlihat pekat menyelimuti. Jangankan indah warna pelangi, sinar mentari pun tak mampu menembus kerapatannya. Aku lemah ... tak mampu membawa Bidadariku itu kembali. Bahkan, untuk sekedar melihat parasnya pun, aku tak bisa melakukannya. "Amalia ... sungguh, aku merindukanmu," lirihku pilu seorang diri.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
MARRY ME, OM DUDA!

MARRY ME, OM DUDA!

Wawaland
Naileen Bimantara. Gadis berusia 21 tahun yang baru saja lulus dari perguruan tinggi itu susah sejak lama memperhatikan Mas Dewa— duda anak kembar yang tinggal di sebelah rumahnya. Sejak dia masih SMA, Nai selalu bermimpi akan menikahi hot duda itu kelak! Bukan hanya tampang dan tubuh atletis yang sempurna, bahkan kantong pria itu juga luarbiasa sempurna. Sangat cocok dengan tipe Nai yang boros. Namun, tentu saja usia mereka akan ditentang sang ibu. Meskipun bertetangga sudah lama, Nai tidak pernah berinteraksi dengan Dewa. Hanya dengan Mauren sesekali bila wanita itu datang arisan di rumahnya. Sampai akhirnya Mauren mengandung anak kembar, semua orang bahagia dengar berita itu. Bahkan Nai ikut senang. Seketika dia melupakan Dewa sesaat karena memikirkan betapa tampan atau cantiknya anak pasangan itu kelak dari gen ayah dan ibunya. Namun, mereka juga bersedih karena berita Mauren meninggal setelah melahirkan. Sejak saat itu, Dewa semakin jauh dalam pandangan Nai. Bisa dibilang, masa remaja Nai habis karena memperhatikan Dewa dan kedua anaknya. Bahkan ketika pusing membuat skripsi, dia akan menatap ke luar jendela kamarnya dan melihat bagaimana cerianya Raja dan Ratu bermain sepeda yang ditemani oleh suster mereka. Hal yang tak terlupakan bagi Naileen adalah ketika mereka akhirnya berbicara. Hatinya menghangat kala melihat senyuman manis Dewa dan suara pria itu yang membuat isi kepalanya memikirkan nama anak kelak mereka nanti. Ya, sejauh itu harapan Nai pada duda dua anak itu. Baginya, sembilan tahun bukanlah hal yang penting. Naileen juga bertemu dengan seorang pria lainnya yang sangat perhatian dengannya. Kisah cinta yang semula hanya berpusat pada Naileen yang sibuk mencari perhatian dari seorang Sadewa berubah menjadi cinta segi sekian yang cukup rumit. Sikap gengsi dan malu merekalah yang berhasil membuat masalah yang mudah dihadapi malah berubah menjadi sangat memusingkan. Mereka harus menerima konsekuensi dari apa yang sudah mereka pilih; pujaan hati, keluarga, atau sahabat?
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Benih Yang Ditinggalkan Kakak Ipar

Benih Yang Ditinggalkan Kakak Ipar

Di Asmarayudha Residence-sebuah kawasan elit Jakarta Selatan di balik gerbang besi hitam dan pepohonan trembesi—kehidupan para penghuni ibarat panggung teater: penuh senyum di depan, penuh rahasia di belakang. Di ujung cul-de-sac, berdiri rumah kaca tiga lantai milik Dimas Elvano Satya dan istrinya, Tasya Prameswari. Setidaknya, begitulah yang terlihat di mata tetangga. Rani Prameswari, 23 tahun, baru lulus kuliah dan mencari tempat tinggal. Ia menerima tawaran “baik hati” dari Tasya, kakaknya, untuk tinggal di rumah besar itu sebagai asisten rumah tangga, tak pernah tahu bahwa pria yang menunggu di balik pintu adalah pemilik neraka sesungguhnya: Dimas Elvano Satya, suami sang kakak. Dingin, berkuasa… dan haus kontrol. Apa yang Dimas lakukan malam itu, merenggut segalanya dari Rani termasuk kepolosannya. Dan yang lebih buruk: meninggalkan benih dalam rahimnya.
993 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Rapuh

Rapuh

Adissutria Adiss
Saskia Anastasya Putri seorang putri bungsu yang diacuhkan oleh keluarganya karena kesibukan mereka di dunia bisnis, ia terlantar dan merasa bahwa keluarganya sangat tidak adil dalam mengelola waktu yang selalu mereka habiskan di luar rumah. Karena merasa tidak ada yang menyayanginya, Saskia menjadi sosok anak yang brutal dan nakal. Waktu yang seharusnya ia habiskan untuk belajar di sekolah justru ia habiskan cuma-cuma. Saskia terjebak di dunia hitam bersama salah satu temannya yang bernasib tidak jauh dari dirinya. Dan mereka tersadar saat takdir membuat mereka kehilangan separuh dari kesempurnaan tubuh yang mereka miliki. Akankah Tuhan masih menerima maaf dari Saskia yang benar-benar memiliki masa lalu yang cukup kelam? Bagaimana dengan sesuatu yang telah hilang dalam dirinya, apakah Saskia mampu menerima semua itu dengan ikhlas?
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Pesona Obsesi dan Dominasi Sang Mafia

Pesona Obsesi dan Dominasi Sang Mafia

Anastasia tak sengaja menabrak Dalton Obsidian. Mata pria itu terbuka. Hitam, pekat, dan tajam seperti mata elang yang sedang terluka. Selama beberapa detik, waktu seolah berhenti. Pria itu menatap Ana dengan pandangan yang sulit diartikan—antara waspada, terkejut, dan sesuatu yang lebih gelap. "Jangan... panggil... polisi," suara pria itu berat dan serak, diikuti ringisan menahan sakit yang luar biasa. "Demi Tuhan, aku akan menyesali ini," gerutu Ana. Dengan susah payah, dia membantu pria itu bangun lalu membahu pria besar itu, mengerahkan seluruh tenaganya untuk memapah si pria menuju mobilnya. Dia tidak tahu bahwa malam itu, bukan hanya nyawa pria ini yang dia selamatkan, tapi dia juga baru saja menyerahkan kebebasannya sendiri ke tangan seorang pria yang ternyata akan menjeratnya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kantong kresek hitam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1819202122
...
33
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status