Barraberee
“Itu, tadi sore saya diantar pulang oleh Om Barra sehabis dari latihan bola basket di lapangan di dekat taman kota. Pas Om Barra sudah pulang, saya baru ingat, ada barang saya yang ketinggalan di dalam mobil Om Barra.”
“Oh, begitu toh. Wis! Kalau begitu ditunggu saja. Paling sekarang dia sudah di jalan pulang. Tante tinggal ke belakang sebentar, ya. Kamu tidak perlu sungkan. Anggap seperti di rumah sendiri.”
Tante Izma pamit masuk ke belakang, meninggalkan aku dengan rasa canggung yang semakin menjadi.
Lima menit berselang kemudian, akhirnya sosok itu datang dengan sebungkus kantong kresek berwarna putih berlogo salah satu mini market yang cukup terkenal di Indonesia.
Hot Chapters