Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Rangga dan Berlin punya satu kesamaan: mereka muak menjadi boneka bisnis keluarga. Demi menghindari perjodohan paksa dengan "anak orang kaya manja," keduanya kabur dari kencan buta mereka dan bertemu secara tak sengaja di sebuah bar pinggiran kota. Mabuk oleh rasa frustrasi dan keinginan memberontak, mereka membuat kesepakatan gila: menikah kontrak untuk membungkam orang tua mereka. Syaratnya sederhana—hidup mandiri dan sederhana tanpa bantuan keluarga. Rangga mengaku sebagai pengangguran yang sedang merintis usaha, sementara Berlin mengaku sebagai staf administrasi biasa. Namun, menjalani peran "orang miskin" ternyata jauh lebih sulit daripada memimpin rapat direksi. Di balik daster murah Berlin tersimpan kartu kredit black card, dan di balik kaos oblong Rangga tersembunyi aset triliunan rupiah. Masalah terbesar muncul ketika cinta mulai tumbuh di tengah kebohongan: Bagaimana mereka menjelaskan bahwa pasangan yang mati-matian mereka hindari sebenarnya adalah orang yang kini tidur di samping mereka? Ini adalah kisah tentang dua "Sultan" yang berpura-pura miskin demi mencari cinta yang tulus.
Rumah Tangga
10417 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Iparku Menjadi Ibu Susu Anakku

Iparku Menjadi Ibu Susu Anakku

Mario menatap baju adik iparnya yang basah di bagian dada itu. Lisa tampak menutupinya karena malu. Baju-baju bayi, popok, dan banyak barang berserakan di lantai. "Ka--kamu punya bayi?" Mario terkejut. Lisa tidak menjawab. Ia hanya menangis. Wanita itu memunguti barang-barangnya dengan ketakutan. Takdir macam apa ini? Saat istrinya sekarat dan bayinya butuh donor ASI, adik iparnya yang kabur dari rumah setahun yang lalu tiba-tiba muncul di depannya. Takdir apa lagi yang akan mengikat mereka? Cinta bersemi kembali-kah? Atau cinta yang tak bisa bersatu?
Rumah Tangga
610.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Hot Uncle My Husband

Hot Uncle My Husband

Rindu Hujan
“Nay, kamu diantar siapa?” Tanya Rama pada putrinya. “E-diantar, E-sendiri Pa, kenapa?” Tanya Naya gugup menutupi kebenarannya. “Ya sudah ganti baju gih, kita makan siang sama sama.” Naya melipir menuju kamar dengan degup jantungnya yang sulit dikendalikan. Napasnya seolah tercekat karena mencari alasan yang masuk akal untuk menjawab pertanyaan papanya, sedari kecil Naya tak pernah berbohong. Namun jika sudah menyangkut Doni, Naya bisa apa selain menyembunyikan hubungannya dengan Om yang digadang-gadang akan menjadi suaminya kelak, itulah harapan Naya dan Doni.
Young Adult
104.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bukan Sekadar Kakak Tiri

Bukan Sekadar Kakak Tiri

Aku tinggal satu atap dengannya. Tidur di kamar sebelahnya. Dia kakak tiriku—status yang datang karena pernikahan orangtua kami. Tapi tubuhku merinding setiap kali dia lewat. Jantungku berpacu saat mata dinginnya menatapku diam-diam. Ardian terlalu tampan, terlalu berbahaya… dan terlalu dekat. Dia memanggil ayahku dengan “Paman”, tapi tidak pernah menyapaku sebagai adik. Karena kami tahu… Ada hal-hal yang seharusnya tidak kami rasakan. Tapi sudah telanjur tumbuh. Dan semuanya dimulai… sejak aku tanpa sengaja melihatnya malam itu—tanpa baju, tanpa batas.
Romansa
485 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

Blurb : “Cahaya tahu di kamar Ayah sama Tante ngapain?” cecarku menanti kepastian. “Nggak tahu, Bunda. Cuma Cahaya pernah lihat Tante Rosa nggak pake baju, terus Ayah naik ke atas Tante. Pas Aya masuk dan tanya, Ayah cuma bilang mau ngobatin Tante. Aya nggak boleh masuk kata Ayah, terus dikunci deh pintunya dari dalem,” kata Cahaya dengan polosnya. Dan Nayla hanya bisa terpaku di tempatnya. * Hidup Nayla terlalu sempurna, hingga suatu ketika celotehan putrinya, Cahaya, mampu meruntuhkan kesempurnaan hidupnya. Sanggupkah Nayla menghadapi semuanya dengan ikhlas dan tegar?
Romansa
1064.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

Orang tuaku menelepon memberitahukan diriku, mereka akan pergi ke rumah teman masa kecilku untuk menemui calon pasangan yang dijodohkan untuknya. Teman masa kecilku sedang tidur lelap di sampingku. Aku mengira itu hanya lelucon, lalu berkata pelan, "Asterius, mereka bilang sudah mencarikan kamu calon untuk dijodohkan." Dia menjawab dengan malas "hmm", lalu menarikku ke dalam pelukannya. "Wilia yang baik, nanti kamu tolong pilihkan aku baju, lalu rapikan juga gaya rambutku." Melihat diriku tidak bergeming, Asterius membuka mata dan tertawa mengejek. "Eh, kamu kenapa? Kita cuma teman seranjang. Kamu nggak mungkin mengira aku akan menikahi kamu, 'kan?"
Baca
Tambahkan
Penjualan Spesial Sang Wanita Muda

Penjualan Spesial Sang Wanita Muda

"Uh, gatal sekali! Tubuhku sudah nggak tahan lagi, aku mau banget ...." Aku berdiri dengan tidak memakai baju, mendemonstrasikan cara penggunaan pompa ASI secara langsung di sebuah toko perlengkapan bayi. Silikon yang lembut itu menghisap bagian sensitifku, rasa gatal yang menggelitik merambat hingga ke sumsum tulang. Yang lebih parah, ini adalah pameran terbuka yang dipenuhi oleh banyak pria beristri. Mereka menatap tubuhku dengan lekat, pandangan yang membara itu membuatku merasa malu sekaligus basah. Hal yang paling gila adalah ... ada tiga pria yang memintaku mendemonstrasikan posisi apa yang paling mudah untuk membuat hamil.
Baca
Tambahkan
Malam Terakhir Dengan Suamiku

Malam Terakhir Dengan Suamiku

RUNYRUBY
"Heh, Alya! Jangan kamu pikir kamu bisa selamanya bersama Rama! Bagaimanapun Rama harus punya keturunan. Apa kamu gak kasihan sama dia? Setidaknya biarkan dia menikah lagi dan memiliki anak kandung!" Apa-apaan ini! Apa yang baru saja Alya dengar? Apakah seperti itu sikap seorang mertua untuk menengahi masalah rumah tangga putranya? Apakah itu memang jalan keluar terbaik untuk rumah tangganya dengan Rama? Meskipun begitu, setidaknya bukankah semua keputusan ada di tangan Alya ataupun Rama sebagai suami istri? Mengapa Ibu Mertuanya itu seolah dia orang yang memegang semua kendali? Sementara itu. Mayang memanglah wanita tak tahu malu yang akan segera mengambil kesempatan jika memang memiliki peluang. Dia melangkahkan kakinya menuju sofa, dan mendengar kebisingan dari arah dapur. Sementara itu dia melihat betapa tampannya paras Rama saat hanya memakai pakaian rumah. Celana denim pendek, dan kaos polos hitam. Serta rambut yang sedikit acak-acakan. Pesona Rama benar-benar membuat janda tanpa anak ini tergila-gila padanya. Lalu... Apa yang harus Alya lakukan kepada Ibu Mertua dan Pelakor yang selalu menjadi parasit dalam rumah tangganya bersama Mas Rama? Apakah Alya akan mengizinkan suaminya untuk menikah lagi dengan wanita lain?
Romansa
1.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Janda Kembang Menggoda Perjaka

Janda Kembang Menggoda Perjaka

"Teori tanpa praktik itu lumpuh. Praktik tanpa teori itu buta. Kita? Kita adalah bencana yang sempurna." Bagi Riana, jatuh cinta lagi adalah hal mustahil. Apalagi pada Galih—bocah ingusan penghuni kamar 101 yang lebih sering menatap layar laptop daripada menatap mata wanita. Riana hanya berniat menggodanya, sedikit bersenang-senang untuk melupakan vonis "wanita gagal" yang ditempelkan masyarakat padanya. Tapi Galih punya kejutan. Di balik sikap canggung dan kacamata kudetnya, tersimpan jiwa tua yang mengerti cara memuliakan wanita lebih baik daripada pria dewasa manapun. Galih tidak menawarkan janji manis; ia menawarkan "praktik" yang membuat lutut Riana lemas dan hatinya kembali hidup. Namun, dunia tidak ramah pada kisah cinta Ibu Kos dan Anak Kos. Stigma sosial, gunjingan tetangga, dan intervensi keluarga siap merobek ikatan rapuh mereka. Saat Riana didesak untuk melepaskan Galih demi "kebaikan bersama", ia dihadapkan pada dilema terbesar: kembali pada logika dewasa yang aman namun menyiksa, atau mempertaruhkan segalanya demi pria muda yang menjadikannya ratu di atas ranjang butut kamar kos. Kadang, pahlawanmu tidak datang menunggang kuda putih. Kadang, dia hanya memakai kaos oblong, membawa flashdisk, dan siap melawan dunia untukmu.  
Romansa
361 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Calon Ibu Mertua yang Sangat Perhatian

Calon Ibu Mertua yang Sangat Perhatian

Pacarku akhir-akhir ini sangat tertekan oleh ulahku. Dia sampai menangis dan pulang ke rumah orang tuanya. Melihat pernikahan sudah di depan mata, pacarku memberiku peringatan keras. "Kalau kamu masih sekasar itu, batalkan saja pernikahan ini!" Aku terpaksa mencari calon ibu mertua, memintanya membantuku membujuk pacarku. Malam itu juga, calon ibu mertuaku datang ke rumahku sambil mengenakan baju seksi. Bagian dadanya terlihat penuh dan memikat, hampir menyembul keluar. Belahan samping roknya sangat tinggi, hampir memperlihatkan lekuk pinggulnya yang berisi, dan kaki jenjangnya yang dibalut oleh stoking berwarna kulit. "Kesya nggak bisa memuaskanmu, aku bisa membantumu."
Cerita Pendek · Gairah
1.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status