Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

Secara, dari awal tidak ada ultimatum kalau kapten itu mempunyai hubungan khusus dengan seseorang. Yang pasti ini salah kapten sendiri. Kenapa dari awal dia nggak ngomong kalau sudah punya tunangan. Nggak mungkin, secara, kalau dia sudah punya tunangan, seorang Arbia membiarkan dirinya jatuh terperosok ke dalam pesona Axelle Narendra. Dan tidak mungkin juga Arbia akan begitu saja memberikan hatinya pada laki-laki yang sudah punya komitmen.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
Re:Diva dari Gaia

Re:Diva dari Gaia

“Sana kalau kamu bisa kabur. Maka kamu orang hebat. Jika tidak bisa kabur. Aku akan membawamu dan memilikimu.” Aku tidak mencoba untuk kabur. Lebih baik aku mati sajalah! Aku melompat ke kobaran api. Tapi kapten itu menangkapku dan mengembalikanku. “Sempurna. Kamu pasrah untuk aku miliki.” Aku meneteskan air mata. “Terserah padamu. Hentikan, biarkan aku mati! Aku lebih baik mati sekarang!” “Tidak akan bisa.” Kapten itu tersenyum bengis. Dia memberiku pakaian. “Sini kamu akan jadi pemuasku. Jarang sekali aku lihat orang di sini setampan dirimu.”
93.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
An Unidentified Witch

An Unidentified Witch

“Aku mengobati tanganmu, sedangkan kakimu diobati oleh Kapten.” “Kapten? Apakah dia perempuan?” Karleen berdoa bahwa kapten yang disebut oleh Gunther adalah perempuan. “Tidak, dia laki-laki.” Jawaban Gunther sukses membuat Karleen tercengang. Membayangkan seorang laki-laki mengobati luka di paha hingga di betisnya itu sangat memalukan bagi Karleen. Apalagi setelah gaunnya robek dengan panjang.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
Legenda Kultivator Terkuat

Legenda Kultivator Terkuat

Lalu dia menatap Zhao Yilong. Tanpa sepatah kata pun, Zhao Yilong langsung mengerti! "Beraninya kau!!!" Zhao Yilong berteriak dan langsung melangkah maju! "Beraninya kau berbicara seperti itu kepada kaptenku? Kau yang cari masalah!" Zhao Yilong menatap dingin kapten yang tingginya 193 cm itu dan berteriak, "Dia kapten kita, kapten Tim 91!!!"
9.991.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kapten 189
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Klan Qing
Izin promos ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Semesta Kapten Andromeda

Pendekar Semesta Kapten Andromeda

Pria yang terlihat berusia sekitar empat puluh lima tahunan itu telah berdiri di depan meja komando sang kapten melalui proyeksi komunikasi. Wajah pria itu terlihat kurang puas melihat kedatangan Dewa Ruci yang sedikit terlambat dari perkiraan mereka. “Kapten Andromeda Nanggala. Segera kirim pasukanmu untuk membantu pasukan darat bertempur melawan pendekar-pendekar bayaran yang disewa oleh bangsa Kryponian. Meski begitu, pasukanmu tidak diperkenankan untuk masuk menyerang kota.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
Crush Sang Kapten Basket

Crush Sang Kapten Basket

Ia menatap Alina sejenak, lalu berkata: “Kalau ada yang ganggu kamu, bilang aja. Aku biasanya nongkrong di dekat lapangan basket.” Alina hanya bisa mengangguk. Kevin pun akhirnya pergi. Seruni menatap Alina yang kini tiba-tiba membatu. “Lin… kamu… kamu nyadar nggak barusan dia ngasih kode?” Alina masih bengong. “Kode apa?” “Kode sang kapten! Yang berarti dia terbuka kalau kamu mau lebih dekat!”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
My Captain Pilot

My Captain Pilot

Aku mengangguk mengerti dan membawakan kopernya keluar. “Selamat pagi Captain Kavaleri, maaf tadi saya nglaksonnya kekerasan. Saya kira captain belum dengar." Oceh Pak A*i sembari mengambilalih koper yang kutarik. “Nggak papa Pak, tadi saya belum kelar sarapannya. Maaf ya pak harus nunggu lama.” “Nggak papa Capt, saya yang harusnya minta maaf karena jemputnya terlalu pagi.”
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

ucap kapten [Panggilan terputus] Lomeo membuka pintu lalu bercermin di Toilet , dan di Samping Lomeo adalah Silvan “Eh Lomeo ! baru beres ?” Ekspresi Lomeo terlihat memerah dan berkata “Iya aku baru saja beres !” lalu Lomeo menyentuh pundak Silvan dan berkata “Wah hari ini adalah pertandingan Finalmu ya ? semangat ya !” Silvan tersenyum dan berkata “Iya terimakasih !” Bagian 4 : SMA Burung Semua Siswa Laki – laki menundukan kepala ke arah Lugia dan berteriak “Kapten !! Semangat Kapten !”
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
Sistem Prajurit Terkuat

Sistem Prajurit Terkuat

Zilong melanjutkan, "Sebagai tangan kanan Yang Mulia jika dia ingin menyatukan seluruh dunia maka aku Zilong tidak akan ragu mengikutinya." "Kapten sangat keren tapi bukankah kau itu tangan kiri." Zilong memukul kepala Wakil Kapten dan berkata, "Kalau aku bilang kanan yang kanan tidak ada kiri."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan Kapten Posesif

Gadis Kesayangan Kapten Posesif

Ia menarik tangan Rea dan mengecup punggung tangannya lama, membuat bulu kuduk Rea meremang. "Dengar, Tuan Putri," bisik Arlo, wajahnya mendekat hingga Rea bisa merasakan aroma sisa sabun dari tubuh Arlo. "Aku adalah seorang Kapten. Aku terbiasa menunggu cuaca buruk mereda sebelum mendaratkan pesawat. Dan untukmu, aku punya kesabaran yang tidak terbatas."
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kapten 189
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status