Tukang Pijat Tampan
Dari balik para pengawalnya, seorang wanita melangkah maju.
Perempuan itu; atau lebih tepatnya, sosok bongsor bertubuh kekar yang kebetulan berjenis kelamin perempuan, berjalan dengan tenang, penuh percaya diri. Rambutnya dipotong pendek, wajahnya datar, sorot matanya tajam, tubuhnya tinggi dan padat otot, setara dengan laki-laki petarung kelas berat. Gaya berjalannya menunjukkan bahwa dia bukan petarung biasa. Dia pun juga orang blesteran; berdarah Eropa campur Indonesia.