フィルター条件
ステータスを更新中
全て進行中完了
並べ替え
全て人気のあるおすすめ評価更新
Aku (bukan) Jalangmu

Aku (bukan) Jalangmu

Risky Rafiyaniperempuan malamcerita malam pertama yang sweetcerita erotis malam pertamacerita di paksa malam pertama
Bahkan semakin orang melihat ke arahnya , maka wajah mungil itu bisa menyihir siapa saja. Itulah mengapa Erica sering disebut sebagai jalang elit, karena hanya orang-orang elit yang memiliki uang berlimpah yang bisa menikmati tubuh indahnya. Saat Erica memasuki area bar, semua mata langsung menghunus tatapan ke tubuhnya dengan tatapan tak pantas. Tentu, karena mereka semua sama sekali tak mampu membayar malam Erica dengan harga tinggi yang sudah ditentukan Madame Jane.
10712 ビュー保留中kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 27 回追加されました
読む
+本棚
Janu: Tahap Awal

Janu: Tahap Awal

Moapulau hitampohon rimbamanusia setengah dewamanusia rawa
"Ternyata kalian masih belum melupakan kejadian di Janti waktu itu. Bagus, bagus! Sepertinya ini adalah karma bagi mereka." "Aku beritahu! Setahun yang lalu, aku bertemu Jalada di rawa utara. Disana kami bertarung, dia sudah mencapai tahap pencerahan. Kalian tahu kan kalau ilmu hitam itu sangat cepat peningkatannya. Untung saja aku dibantu salah satu murid Perguruan Pedang Emas, jadi kami bisa kabur." "Mungkin kini Jalada sudah mencapai puncak tahap pencerahan, atau bahkan sudah ada di tingkat konsep kebenaran. Intinya kalian harus hati hati menghadapinya. Jangan gegabah!" Pesan Rakawan.
9.135.7K ビュー連載中kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 785 回追加されました
読む
+本棚
Sebening Senja

Sebening Senja

Tia Diacerpen nikah muda dengan musuhditinggal nikahcerpen menikah dengan bosmenikah karena dijodohkan
Lari dari apa yang menyakitimu, akan semakin menyakitimu. Jangan lari, terlukalah sampai kamu sembuh. _Maulana Jalaluddin Rumi_ Situasi itulah yang tengah Senja rasakan. Sakit dan terluka. Terlalu lama menahan rindu dan memendamnya sendirian. Namun, kekuatan logikanya selalu dapat menyingirkan perasaannya. Tanpa disadari hatinyalah yang ia abaikan.
3.0K ビュー連載中kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 112 回追加されました
読む
+本棚
Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Ria Abdullahfeeling suami selingkuhkarma mencintai suami orangsalahkah aku mencintai suami orangfeeling istri suami selingkuh
Alhamdulillah. tamat
5.738.7K ビュー完了kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 1.0K 回追加されました
読む
+本棚
Don't Kill My Baby (Indonesia)

Don't Kill My Baby (Indonesia)

Kafalmakehilangan sosok ibucerita pendek kasih sayang ibupengorbanan seorang ibucerita pendek hari ibu
Kabut itu seakan menebal hingga mengikis jarak pandangnya, membuat rintik hujan air mata tak sengaja jatuh mengenai kitab suci yang dipegangnya. "Hal jazā'ul-iḥsāni illal-iḥsān ...." Bersama berakhirnya Ar-Rahman ayat 60 yang artinya, "Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)." rintik hujan air mata Binar semakin deras. Kepala wanita itu semakin menunduk dan bahu ringkihnya bergetar hebat mendapat serangan hebat yang menikam jantungnya. Rasanya, kenapa begitu perih?
1022.9K ビュー保留中kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 846 回追加されました
読む
+本棚
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Diko_13cerita romantis pengantin barufoto wedding romantiscerita romantis malam pertama pengantin barukata kata pernikahan romantis
--- Malam tiba dengan lambat. Rani duduk sendirian di balkon, mengenakan sweater abu-abu. Di pangkuannya, buku catatan lama — yang dulu ia bawa saat ke Kyoto. Ia membuka halaman tengah, dan di sana, masih tertulis kalimat dari Yudha bertahun-tahun lalu: > “Pergi tidak selalu berarti menjauh. Kadang itu cara terbaik untuk mendekat — pada dirimu sendiri.”
1.1K ビュー連載中kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 34 回追加されました
読む
+本棚
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

YOLANDAtelinga seperti ada yang bergerak geraksometimes i wake up by the door lirik terjemahanmata seperti ada kilatan cahayamata seperti ada bayangan air
Ki Jayengkara melanjutkan, “Banyak yang belajar menulis aksara, membaca kitab, menembang tembang. Namun sedikit yang mau belajar mengenal dirinya sendiri. Padahal, tanpa mengenal diri, ilmu lain akan kehilangan maknanya.” Alea memperhatikan dengan saksama, merasa kata-kata itu seperti menampar pelan. “Kenal diri sendiri…” gumamnya pelan, seolah kata itu punya bobot lain untuknya yang sedang terjebak di tubuh orang lain. Ki Jayengkara lalu mengambil kendi kecil di depannya, menuangkan air ke mangkuk tanah liat. “Air ini,” katanya, “bening karena diam. Jika kau goyangkan, ia menjadi keruh. Begitulah batin manusia. Siapa yang hatinya tak tenang, maka takkan mampu melihat kebenaran.”
1.5K ビュー連載中kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 39 回追加されました
読む
+本棚
BOSKU MANTAN SUAMIKU

BOSKU MANTAN SUAMIKU

Yenika Koesrinikepala terbentur lantaikisah nyata menabrak kucingrambut jatuh priapedang tertancap di batu
Selama dalam perjalanan aku dan Jamie memperbanyak bacaan kalimat talbiyah. "Labbaik Allohuma Labbaik. Labbaik syarika Laka Labbaik. Inna Hamda Wan Nik'mata Laka Mulk Laa Syarika Laka." Arti dari bacaan Talbiyah adalah sebagai berikut : "Aku penuhi panggilan-Mu ya, Allah. Aku penuhi panggilan-Mu ya, Allah dan tidak ada sekutu bagiMu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, serta kekuasaan hanya bagi-Mu. Tanpa sekutu apapun bagi-Mu."
9.9196.1K ビュー完了kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 3.9K 回追加されました
読む
+本棚
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Gibranlegenda jaka tarubcerita legenda joko kendilsinopsis kisah tanah jawa : pocong gundulhantu kakek tua
kata Jaka dengan suara parau. Ki Meru tersenyum. "Jaka, dunia ini luas dan bukan hanya puncak Semeru ini. Tujuan kau mendapatkan ilmu kanuragan itu untuk apa? Bukankah semua itu adalah untuk bekal kau mengembara di dunia persilatan? Banyak ketidak adilan dan juga kejahatan di dunia ini. Jika orang baik tidak turun gunung, siapa yang akan mengatasi semua itu?" kata Ki Meru memberikan wejangan.
1011.2K ビュー連載中kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 412 回追加されました
読む
+本棚
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

Anik Safitripemuas emak emakcerita ngemut nenenstatus fb emak-emak lucusaung emak gila
Ia meraih cangkir kopi, menyesapnya pelan, lalu berucap lirih, nyaris seperti bisikan: “Pikirkan baik-baik, Rin. Hidup cuma sekali. Kamu mau terus jadi pecundang… atau hidup sebagai pemenang?” Rini pulang malam itu dengan pikiran yang kalut. Kata-kata Gita berputar-putar di kepalanya seperti mantra yang tak mau hilang. “Hidup cuma sekali. Kamu mau terus jadi pecundang… atau hidup sebagai pemenang?”*
4.1K ビュー完了kata bijak jalaludin rumi としてライブラリに 118 回追加されました
読む
+本棚
前へ
123456
...
10
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status