Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

seru Ki Taksaka lagi, seolah membela dirinya atas kesalahan keterangan yang dikabarkannya selama ini. "Sangat berbahaya! Jika si Jalu itu bisa menguasai sempurna isi Kitab Rajawali Langit sektenya, hingga jurus ke 11nya," seru ketua sekte Katak Sakti. Dia pernah mendengar dari leluhurnya, tentang kedahsyatan jurus ke 11 pamungkas dari sekte Rajawali Emas itu.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 747 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

Sepertinya itu adalah halaman terakhir yang ditulis Catra karena halaman setelahnya hingga akhir, masih bersih tanpa noda pulpen setitik pun. *** Biasanya aku hanya menulis tentang kegiatanku sehari-hari di sini, tapi entah kenapa hari ini aku kangen banget sama kamu. Padma, aku pernah baca salah satu kutipan Jalaludin Rumi yang benar-benar cocok buat kita. Dia mengatakan, “Goodbyes are only for those who love with their eyes. Because for those who love with heart and soul there is no such thing as separation.”
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

ujar Kyai Hambali mencoba memberi arahan pada Rumana. "Tetapi cobaan datang bertubi-tubi, Pak Kyai. Aku hanya manusia biasa yang bisa saja putus asa. Hiks.." timpal Rumana terisak. "Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus'ahaa, Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Hal itu sudah Allah jelaskan dalam Al Qur'an surah Al-Baqarah ayat 286. Untuk itu, selalu berprasangka baiklah pada Allah. Karena Allah Tahu apa yang terbaik untuk umat-Nya. Meskipun yang terbaik bagi Allah, belum tentu baik menurutmu, dan sebaliknya"
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

ااَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ ، اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ Ash-Shalaatu khairum-minannaum, Ash-Shalaatu khairum-minannaum للهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر لاَ إِلَهَ إِلاَّالله Allahu akbar, Allahu kabar laa ilaaha ilallah *** Di bawah langit tepatnya di medan tempur sebelah timur kota Jombang para pejuang kota sudah berada di tepian alas Wonosalam. Mereka sudah dapat memukul mundur para setan dan siluman dari dalam kota. “Jaka kau dengar itu bukanya itu suara azan subuh?” ucap Mbah Raji sambil terus melontarkan kertas mantra yang diambil dari tas kecil yang iya selempangkan di pinggangnya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

Nyi Alam Kasuyatiansang dewiDewidewidewa/dewi
“Raja Pandita, aku mengucapkan banyak terima kasih, sebab Anda mengajariku banyak hal. Pandita telah berbagi pengetahuan denganku yang membuatku tak merasakan perbedaan.” "Raja, manusia memang diciptakan berbeda-beda untuk satu tujuan yang sama yaitu kesejatian,” balas sang Ulama. “Bukan aku yang mengajari Raja, tapi Raja yang menemukan titik terang dalam kegelapan diri sendiri." *** Hari baik tiba, di mana Jayabhaya melakukan berbagai ritual keagamaan pada sebuah pura. Semua yang hadir mengenakan pakaian serba putih, mereka merupakan para keluarga kerajaan.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Kata Sasodara "Apakah kau berdiri sebagai juri yang menilai siapa berlomba dengan jujur atau tidak, wahai pengendali udara. Di dalam perang hanya ada dua hal, wiku. Membunuh atau dibunuh." Jawab Randujalak "Terserah padamu saja. Tetapi aku memohon jiwa anak itu kau kasihani. Dia masih terlalu muda untuk mati."Kata Sasodara sambil memberikan hormat pada Randujalak dan meninggalkan tempat itu.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Oleh karena itu, mereka tidak hanya perlu mengingat puisi yang diperlukan dari ingatan, tetapi mereka juga harus memperhatikan syair mana yang telah disebutkan oleh lawan mereka. Senja mungkin tidak memiliki cadangan puisi yang sebanding dengan Christopher dan yang lainnya, tapi dia memiliki teknik ingatannya sendiri. Saat dibutuhkan, ia dapat dengan cepat mengambil bait-bait yang relevan. Melirik ke papan pertanyaan, Senja sampai pada angka delapan. "Delapan ekor kuda Raja Mu tak kenal lelah berpacu, berkelana ke negeri seberang untuk mencari matahari dan bulan yang abadi."
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

Ledakan maha dahsyat pun terdengar seiring dengan hancurnya tubuh Sanjaya hingga menjadi debu bertaburan di tanah, itulah ajian andalan Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas yang bernama ajian Rajawali Melebur Sukma. Benda apapun yang terkena ajian maha dahsyat itu akan hancur lebur, jika lolos dari sasaran dan hanya mengenai permukaan tanah maka tanah itu akan berlobang sedalam sepinggang orang dewasa serta mengepulkan asap.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 967 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Kiai Bimo yang menjelaskan. “Benarkah begitu, Mas?” Arya hanya menjawab dengan anggukan kepala diiringi senyumnya. “Jika Gusti Allah telah berkehendak, tiada yang mustahil bagi-Nya,” sambung Mantili yang juga percaya akan kejadian aneh yang telah dialami Pendekar Rajawali Dari Andalas it. “Hemmm, rupanya kamu telah banyak kemajuan selama pergi mengembara meninggalkan pemondokan ini muridku. Cara berfikirmu sudah makin matang dan dewasa,” puji Kiai Bimo pada muridnya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

"Jadi gimana maksud mama? Jangan sampai ide mama ide malah merendahkan aku di depan si Jalang itu." "Merendahkan si nggak, cuma kamu kudu ngajak dia bertemu …." "Nggak … nggak mau aku, Ma. Masa iya aku yang hubungin si Jalang itu. Mau ditaruh di mana nih muka. Jelas-jelas aku sudah mengusir dia waktu itu," protes Bram tidak terima karena memang benar dia yang mengusir Laura bahkan sampai mendorong tubuh Laura, hampir saja terjatuh ke teras rumah, tapi beruntung mantan istri siri Bram itu mampu mengendalikan diri tepat waktu.
1087.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status