Hati Yang Tak Pasti
indajeritan hatikujanji hatisatu hati satu cintaBaik Hati
“Hmmm ... tapi, kalau gue lihat pas lo teleponan sama Kak Gia tadi malem, masih ada kok, dikit. Jadi ... masih bisa diselamatin, kalau lo dan Kak Gia mau.”
“Menurut lo begitu?”
Rena mengangguk. “Iya. Tergantung kemauan lo dan Kak Gia. Kalau lo berdua enggak niat, enggak bakalan bisa. Semua tergantung dari niat, Kak. Dicoba dulu, hasilnya gimana, itu urusan nanti.”
Jesatya termangu, perlahan menipiskan senyum dan terkekeh pelan. Ia mengangguk, mengiyakan ucapan Rena yang ada benarnya juga. “Thanks, Rena.”
人気のチャプター