Imperfect Love
“Katanya kamu jajan terus.”
“Aku, kan, laper.”
“Di rumah ini, banyak makanan, Hun.”
“Tapi, aku sering mendadak pengen makan makanan yang ada di luar, makanya langsung pesan aja.”
“Kan.” Byakta berhenti melangkah ketika mereka baru saja keluar dari rumah belakang. “Katanya lagi program hamil, dan dengar sendiri dokternya bilang harus makan makanan yang bergizi, kan? Jangan makan sembarangan. Nanti kalau nggak jadi hamil, kamu mewek-mewek.”