Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hasrat Terpendam Papa Tiriku

Hasrat Terpendam Papa Tiriku

sapa Darius ramah pada salah satu bapak yang sedang menyeruput kopi. “Siang, Mas,” jawab bapak itu, menatap sekilas lalu kembali ke gelasnya. Darius melangkah ke depan warung. “Bu, kopi hitam satu, ya.” “Siap, Mas,” sahut ibu warung dari balik etalase, tangannya cekatan menuang bubuk kopi ke dalam gelas. “Pakai gula?” “Sedikit saja, Bu.”
10102.0K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as pap di warung
Read
+Library
Pewaris Tahta Kerajaan

Pewaris Tahta Kerajaan

jawab Junada bersikap ramah. "Pesan minuman hangat, rempah atau kopi hitam kepada pelayan warung! Sekalian pesan untuk semuanya saja!" pinta Junada lirih. "Baik, Paman." Abdullah bangkit dan segera melangkah menuju warung makan tersebut yang masih belum tutup. Karena senja itu masih banyak pengunjung yang berdatangan. Kebanyakan di antara mereka, merupakan para pendekar dan para pedagang dari luar desa yang sengaja singgah untuk makan dan sekaligus beristirahat sejenak. Karena di halaman warung makan itu telah disediakan beberapa saung sederhana khusus untuk para pengembara yang kemalaman di desa itu.
1031.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pap di warung
Show Reviews (69)
Read
+Library
Buah_Kaktus
Uh romantis juga Suketi ma istrinya, pke cium kening ...... wow.. btw mengapa Suketi dan pamannya ditugaskan mengintai rumah kosong? Rumah kosong yg di huni 4 algojo garang, Ada apa kah di rumah itu??? Kisah kerajaan jawa, menarik bagi yg suka adegan silat..
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Papa melenggang mendahului aku dan Pak Supir. Banyak antrian juga di warung ini. Membuatku, Papa dan Pak Supir mengantri cukup lama sampai pesanan kami datang. "Akhirnya bisa makan enak juga." Papa nyeletuk. Sendok sudah ia persiapkan saat sate yang masih mengepulkan asap itu tiba di depannya. "Mari makan, Pak." Ajakku pada Pak Supir yang namanya Pak Ujang. "Saya pindah ke tempat lain saja ya, Non."
9.552.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as pap di warung
Read
+Library
LEAK

LEAK

Tak sengaja, Ni Luh Dewi melihat sosok Bapa di dalam warung kopi. "Bli Mang, itu Bapa! Lagi ngopi di warung," ucap Ni Luh Dewi sambil menunjuk sebuah warung di sebelah kanan jalan. "Oh, ya, benar, itu Bapa. Hayo ke sana!" Komang Wiratama dan Ni Luh Dewi segera turun dari motor. Dengan bergandeng tangan, mereka mendatangi warung, tempat Bapa ngopi. "Om Swatyastu ... Bapa," tegur Komang Wiratama dan Ni Luh Dewi sambil mencium punggung tangan Bapa bergantian.
9.916.9K viewsCompletedAdded to Library 556 Times as pap di warung
Read
+Library
Terjebak Pesona Papi Gula

Terjebak Pesona Papi Gula

Dia mungkin hanya menjaga persona saat berada dikampus agar para mahasiswa segan dan tidak bersikap seenaknya. Meski aneh, tapi Lizzie menganggukan kepala sebagai bentuk persetujuan, pandangannya kemudian tertumbuk pada buku menu saat seorang pelayan datang dan mengantarkan pesanan mereka. Lizzie memesan segelas es kopi, sementara Daxon juga melakukan hal yang sama hanya saja tanpa krimer. Setelah melihat sendiri menu dibuku tersebut, Daxon benar. Semuanya terlihat sangat menggiurkan dan mengintimidasi disaat yang bersamaan karena harganya mahal.
89.8K viewsCompletedAdded to Library 324 Times as pap di warung
Read
+Library
Mencari Istriku di Masa Lalu

Mencari Istriku di Masa Lalu

balasnya bangga. Beberapa meter dari sana, aroma khas masala goreng menyeruak dari warung kecil beratap seng. Di sana berdiri seorang pria pendek dengan tubuh tambun dan kulit legam, mengenakan celemek penuh noda tepung. Di atas mejanya tersusun rapi vadai, samosa, dan mirchi bajji. “Uncle Prakash!” seru Shaz sambil memperlambat motor.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as pap di warung
Read
+Library
Istri Kedua Sang Majikan

Istri Kedua Sang Majikan

kata Rama mengoceh panjang lebar. "Ah gue belum ketemu Alina udah dipanggil sama si boss," gerutu Dion. Panji menatap lurus ke depan ia berdiri menyandar pada mobilnya Yang terparkir di halaman pasar. Entah ada perasaan apa tiba-tiba rasanya Panji ingin sekali minum kopi dan ia berjalan ke arah sebuah warteg yang buka di sebelah kanan pasar. Ia masuk ke dalam warteg itu, lalu ia memesan kopi pada pelayan di dalam warteg itu. Saat ia sedang menunggu pesanan kopinya datang dua larva sudah muncul di belakangnya. Keduanya tidak menyangka jika seorang Panji Wijaya Kusuma, bisa memasuki sebuah warteg yang terlihat kumuh dan sangat menjijikan bagi mereka berdua. Dan setahu keduanya Panji adalah ora
103.0K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as pap di warung
Read
+Library
Apple of My Eye

Apple of My Eye

ucap Om Paupau tegas. Aku mengangguk speechless, “ini cuma mau makan Om bukannya perang.” “Santai Bro! Napas!” kata Dika sok keren. Aduh udah deh, capek lihat mereka. Capek lihat Dika dan gerombolan om tentara yang mirip anak PAUD mau rekreasi itu. Mau makan saja sampai menarik perhatian pengunjung lain. Dika bukan kriminal kelas berat kok, santai sedikitlah.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as pap di warung
Read
+Library
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

"Bisa. Kadang saya membantu Ayah. Ayah saya buka warung makan Padang." "Di mana?" Pak Rama menatapku tampak ingin tahu. "Di seberang terminal." "Metro?" "Iya." Aku mengangguk. Pak Rama ikut mengangguk juga. Tiba-tiba saja, terdengar dering HP dari arah kamar Pak Rama. "Sebentar," katanya. Lalu dia berdiri dan melangkah cepat menuju kamarnya.
9.952.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pap di warung
Read
+Library
TETANGGA WITH BENEFIT

TETANGGA WITH BENEFIT

Daripada lanjut mengobrol, Papa langsung buka pintu. Dia jalan ke depan, duduk di sebelah Munaff Warman, kepala Komite Distrik Komersial Pusat Kota Pecang. Papa sendiri sebenarnya enggak punya toko, tapi dia duduk di komite karena sudah lama tinggal di sini. Dia punya usaha yang dihormati dan sering jadi penentu kalau suara imbang. Bisa dibilang dia wasit ketiga.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as pap di warung
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status