Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Binalku!

Gadis Binalku!

“Seminar apa? Sosialisasi one nights stand?” “Bukan. Tutorial biar punya sugar mommy tanpa harus jadi gigolo.” Daffin memutar matanya malas. “Hm, sangat-sangat membanggakan almamater.” Brian tertawa keras tapi tak lama tatapannya langsung berubah serius pada Daffin yang masih asik dengan codingan di monitornya. “Lo ngapain aja di apartement Serena?”
1019.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
Terobsesi Dosen Cantik

Terobsesi Dosen Cantik

ujar Biyan dengan nada yang tak ingin dibantah. "Ogah! Ngarep amat loe jadi cowok gue, Bi. Emang nggak laku apa loe jadi cowok, perasaan tampang loe kaga jelek, tentengan juga Lexus, mana asdos Biokim juga. Cari mangsa lain aja deh loe, jangan gue—" Aurel mengutarakan bejibun alasan sarkastis demi lolos dari hasrat gila Biyan untuk menjadikannya pacar sementaranya. Biyan menggebrak dinding di samping kepala Aurel lalu menggeram, "Loe jangan main-main sama gue, Rel. Nilai praktikum Biokimia loe, gue tahan mampus loe!"
10198.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Hai Para Pembaca, aku merilis buku baru yang juga bertema percintaan kampus. Judulnya Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer. Semoga kalian suka. Untuk season 3 tetap akan kulanjutkan dalam waktu dekat, sekuel buku ini bisa dikepoin juga, Dipaksa Jatuh Cinta dalam proses review dan segera terbit.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Pesona Berbahaya Suami Dadakanku

Pesona Berbahaya Suami Dadakanku

Rambutnya yang hitam pekat juga terlihat sangat berantakan, seperti baru bangun tidur. Sherin mengernyit saat melihat sisa lipstik di sudut bibir pria itu. ‘Dia … apa yang sudah dia lakukan di dalam?’ batinnya, terheran-heran. Bayangan adegan nakal dan panas pun melintas di dalam kepala Sherin. Sontak, ia memalingkan wajahnya yang memerah. ‘Tidak mungkin! Kelab ini kan tidak menyediakan pelayanan semacam “itu”,’ batin Sherin, mencoba menepis pikirannya yang berlebihan.
9.854.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
Bukan Lagi Istrimu yang Lugu

Bukan Lagi Istrimu yang Lugu

Mereka kenapa kejam sekali sama orang lain,’ ucap Bibi yang berjalan cepat menuju dapur. Secepat kilat Bibi menuang air mineral digelas dan meneguknya. Paling tidak rasa takut dan cemas yang sempat hadir bisa kembali mereda. “Bi, kok seperti orang ketakutan sih?” ucap Mirna. “Huft.. kamu Mirna. Ngapain kamu disini? meja makan sudah dibereskan belum?” tanya Bibi. “Ya sudah atuh. Hmm.. Habis dikasih amplop uang ya sama Nyonya Laras?”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
Momong Tuan CEO Manja

Momong Tuan CEO Manja

Mata Ares kedip-kedip. ‘Ngapain dia? Kenapa enggak marah?’ Meskipun Ares tahu kalau perbuatannya bisa bikin Biba marah besar, tapi dia enggak bisa berhenti. Ares terlanjur menikmati aktivitas ini yang bikin dia merasa jantan banget di depan Biba – yang dasarnya jantan(?). Ares merasa bangga aja bisa bikin orang nyeremin macem preman gini enggak berdaya dan tersaji pasrah di bawahnya.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Ini bukti, bahwa otaknya yang jenius mulai lemot gara-gara ingat gebetan SMP nya Sambil melak-meluk buku diary warna biru muda berkembok lope pemberian gebetannya. Dini ngeluh bak tikus kejepit jebakan curut. “Haduuuhh ... miss you !!! Ya Allah, pengen ketemu dia walau sebentar, please !!!” rintihan Dini si cewek dungu dengan gaya slengeannya.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Bimo pun merasa kenekatannya ini sepadan. TAPI. Bimo sama sekali tak mengira jika predikat ‘cowok keren paling dicari’ yang disandangnya selama ini seketika berubah menjadi ‘cowok paling nggak banget abad ini’ di depan Jelita. Sebab sepanjang permainan, teriakan Bimo terdengar paling kencang di antara yang lain. Bahkan rasanya Bimo ingin kencing di celana! “Toloooong! Ampuuuun. Ampuuuun. Woy! Anjiiir. Udahan, woy! Bisa mampus gueee!”
10100.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Sampai Kapanpun, Aku Tetap Milik Ibuku

Papar Bi Nina. “Bibi ah, Sumi serius ini Bi.” “Bibi juga seribu rius Sum. Emang Bibi ngomongnya nggak beneran gitu?” Sumi hanya mendesah pasrah, membiarkan sang Bibi berpendapat tentang dirinya. Memang sang Bibi pun sudah sering mengatakannya berkali kali bahwa ia lebih suka sama Sumi dibanding Lean. Lean itu terlalu banyak sedihnya, terlalu banyak kenangan pahitnya, makanya sang Bibi berharap dengan menjadi seorang Sumi, gadis desa nan sederhana, Sumi akan terlihat lebih bahagia dengan lembaran barunya. Dan Sumi sangat memaklumi itu, termasuk tak mau lagi memanggil nama Lean.
1033.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
Bimbingan Terlarang Dosen Gay

Bimbingan Terlarang Dosen Gay

pemahaman yang mengerikan. "Ya Tuhan, Non," bisik Bi Inah, matanya tertuju pada bibir Dara yang bengkak. "Kayaknya... bibik buat makan malem yang rasanya nggak enak ya, non?” "Aduh," lanjut Bi Inah, buru-buru membuang muka, pura-pura merapikan kursi. "Ini Den Adrian... kalau makan memang suka... totalitas, ya, Non. Sampai mejanya ikut berantakan."
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

Melihat keadaan Lala, Grabielle tertawa sinis dia merasa sedikit puas walau keadaan dirinya hampir sama dengan Lala. Tawanya membuat Merre geram. "Ahaha! Dasar manusia lemah! Kau pikir aku mudah kau kalahkan? Jika demikian kau akan kecewa! Aku adalah mahluk terkuat setelah Kanjura, ha ha ha!"
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai bibir apa yang nyeremin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status