ISTRI 365 HARI
Kara terbelalak, astaga Thalita ternyata benar-benar patah hati.
"Saya gak pernah ngira kalau dia benar-benar cinta sama kamu," gumam Kara sambil menatap kosong ke arah lantai. Bagas mengangkat bahu, "Itu bukan cinta Kar, Thalita selalu ingin memiliki dengan utuh apapun yang dia inginkan. Sejak beberapa tahun lalu saya selalu setia menunggu dia untuk berubah dan kembali kepada saya, tapi semua terlalu terlambat, di saat dia mulai menginginkan saya, saya sudah tidak menginginkan dia lagi," ujar Bagas nyaris tanpa emosi.