เข้าสู่ระบบSetelah kakaknya diusir dari rumah, kini giliran Kaila dipaksa untuk menikah dengan seorang pria yang tak dikenalnya sama sekali, pria itu bernama Melviano Azekiel yang merupakan anak dari atasan papa-nya. Tekanan demi tekanan Kaila dapatkan setelah tinggal satu atap dengan Melviano yang ternyata memiliki sikap yang kurang baik dengannya. Apalagi setelah sah menikah, Melviano belum juga mendapatkan hak-nya sebagai suami. Hal ini justru membuat Melviano begitu murka dengan Kaila. “Aku salah apa sih, Mel? Hah?” tanya Kaila dengan nada tinggi. “Salah apa? Kamu pikir pakai otak, Kai! Wanita baik-baik tidak akan mau menyerahkan kesuciannya sama laki-laki yang bukan suaminya.” Melviano menatap Kaila nyalang. Akahkah Melviano dan Kaila mampu menjalani kehidupan rumah tangga yang tak ada cinta sama sekali di dalamnya? Terlebih mereka menikah dengan rasa saling terpaksa satu sama lain.
ดูเพิ่มเติมSetelah mendengar kabar bahagia dari sang istri. Kini Melviano memutuskan untuk tak jadi berangkat ke kantor. Ia memilih untuk menemani sang istri di mansion. Menghabiskan bersama dengan keluarga kecil mereka.Matheo pun sudah terbangun dari tidurnya, kini mereka bertiga memutuskan untuk menghabiskan untuk berenang bersama. Melviano benar-benar sangat bahagia sekali. Apalagi ini kehamilan Kaila kedua, kehamilan yang tak meliputi permasalahan di dalamnya. Benar-benar kehamilan yang Melviano sambut suka cita sejak awal. Meski Matheo pun sama, tapi kehamilan Matheo penuh dengan ujian dan cobaan yang begitu berat. Bahkan jika mengingatnya saja Melviano rasanya malu bahkan ikut nyesak.“Dadadadada,” oceh Matheo.“Mamat, ciluk ba,” seru Kaila yang mengajak Matheo bermain.Melviano sendiri mengajarkan Matheo berenang meski masih dipegangi dirinya. Momen kecil seperti ini sangat membuat hati Melviano sangat senang. Ternyata bahagia i
Pagi-pagi sekali Kaila sengaja sudah bangun terlebih dulu. Ia sangat penasaran dengan sikap suaminya itu. Apalagi kata orang tuh, ada suami yang ngidam jika istrinya hamil. Kaila ingin memastikan kata orang.Kaila menunggu hasilnya saat ini. Untung saja kemarin ia sudah membeli tespack di apotek. Apalagi ia juga sudah tidak mendapatkan tamu hampir dua bulan. Kaila merasa wajar jika tamu bulanannya tak lancar. Apalagi sehabis melahirkan sering terjadi seperti itu.“Huft,” Kaila menghela napasnya. Ia mengangkat tespack dengan matanya yang terpejam. Perlahan-lahan Kaila membuka matanya dan mengintip hasil pada Tespack tersebut.“Garis satu,” ujar Kaila sedikit rasa kecewa. Dengan cepat matanya terbuka lebar hingga menatap dengan jelas dua garis merah yang tertera pada tes kehamilan. Mulut Kaila menganga dengan lebar. Ia tak menyangka. Kaila menepuk-nepuk pipinya sendiri.“Gila, ini seriusan?” tanya Kaila bermonolog.
Melviano kini sedang meeting dengan klien yang sangat penting. Ia merasa tak nyaman dengan perutnya. Perasaan ia belum makan apa-apa pagi ini, ia hanya minum teh mint saja tadi.Selesai dengan pertemuan meeting, Melviano segera berjalan cepat menuju ke arah toilet yang berada di kantor dari klien yang baru saja ia temui.“Lho, Tuan.”Melviano melambaikan tangan agar Mike setop bertanya. Ia langsung memuntahkan semua yang mengganjal perutnya. Rasanya tak enak sekali.“Tuan.” Mike tetap saja masuk ke toilet, ia melihat bosnya seperti orang kurang sehat. Apalagi wajah Melviano sangatlah pucat sekali.“Tidak apa-apa, sepertinya saya akan langsung pulang. Kau bisa kembali ke kantor sendirian kan?”“Bisa, tapi seriusan kalau Tuan tidak masalah jika pulang sendirian? Atau saya bantu sampai mansion baru saya kembali ke kantor?”“Tidak usah, sepertinya saya kelelahan akibat pesta ulang tahu
DUA BULAN KEMUDIAN.Hari ini tepat ulang tahun seorang Matheo Demonte Azekiel yang satu tahun. Matheo pun saat ini sudah bisa berjalan dengan lancar. Matheo juga sudah bisa memanggil Mommy juga Daddy meski kata-kata lainnya masih sedikit tidak jelas.“Happy birtday, Matheo,” ucap Mom Margaret yang tengah mengucapkan sekaligus membawa sebuah kado mobil-mobilan yang menggunakan aki.“Thank you, Oma,” kata Kaila mengajarkan Matheo agar bisa selalu mengucapkan terima kasih kepada siapa pun yang memberikan sesuatu kepadanya.“Selamat ulang tahun, Matheo. Semoga kelak menjadi pribadi yang baik jangan seperti Daddymu. Jangan lupakan Aunty, oke?” Mikaila menaik turunkan alisnya di depan Matheo.“Apa-apaan sih, aku sudah tobat.” Melviano merasa tak terima jika masa lalunya yang kelam diungkit kembali. Bukan kelam sih, lebih tepatnya bangsul lah.“Happy birtday keponakan uncle, nanti ki
“Dooorrr ...”“Kolor ... kolor ...,” teriak Rania sambil memegangi dadanya yang terasa sangat terkejut dengan suara lantang yang membuat dirinya kaget.Kaila justru tertawa sangat ngakak melihat Mamahnya sangat begitu latah jika dikejutkan. Lagian, sejak kapan
Kini pesawat yang ditumpangi Kaila sudah mendarat di bandara Soekarno-Hatta. Kaila menyeret kopernya untuk mencari taksi. Senyum Kaila terus mengembang saat ia bisa melihat kota macet ini."Welcome back Jakarta," pekik Kaila menaikkan kaca mata hitam ke atas kepalanya.Bibir Kaila ter
Saat ini Kaila sedang merasakan tangannya seperti orang tremor, gemetaran tanpa sadar. Ia merasa gugup juga malu. Apalagi tadi Melviano telah menciiumnya dan dirinya mau-mau saja? Sialan!Kaila langsung menelungkupkan kepalanya di kasur dan berteriak sedikit kencang, Kaila sangat malu ya Tu
Pagi ini, Kaila tidak seperti biasanya yang kalau kuliah harus diantar oleh Sawyer. Kini Kaila harus menggunakan taksi untuk menuju ke arah kampusnya. Kaila sedikit kelimpungan karena harus tarik tunai di ATM. Mengingat ia jarang memegang uang cash. Kaila merasa menjadi istri yang tidak tahu diun












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
ความคิดเห็น