Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif
Liana masuk ke ruang pantri pribadi, memasukkan biji kopi ke dalam mesin kopi, mengatur mesin kopi, dan menunggu di dekatnya.
Dia teringat saat bertemu Winda di kamar mandi barusan, dia masih merasa tidak nyaman. Dia tidak suka menggunakan kata-kata untuk menyakiti orang lain. Seperti kata pepatah, perkataan baik akan membuat orang senang dan perkataan buruk akan menyakiti seseorang. Dia dan kakaknya sudah terlalu banyak menderita, direndahkan, dan penganiayaan sejak mereka masih muda. Jadi, mereka mengerti bagaimana rasanya disakiti oleh perkataan seseorang. Barusan dia benar-benar tidak bisa menahannya. Saat dia melihat Winda muncul di sini, dia masih merasa sedikit tidak nyaman.
Bab Populer