SELALU SALAH
kekagumanku tak dapat kusembunyikan.
"Gak lucu," sungutnya kesal.
"Auw, sakit tahu, Mas. Kenapa sih suka sekali nyubit pipiku," aku manyun.
"Akting, kamu bilang. Dari tadi aku khawatir tapi ternyata kamu malah akting."
"Hehe," aku nyengir kuda.
"Dasar ratu akting," mas Adit mencebik kesal.
"Jangan marah, dong, Mas. Aku akting kan demi Mas juga. Kalau aku gak akting sakit, pasti Mak Ida bakalan bermalam di rumah."
Bab Populer