Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Karma : Kubuat Kau Menyesal

Karma : Kubuat Kau Menyesal

"Padahal Bu Alisha itu cantik lho, Bos. Kenapa Bos nggak belajar untuk menerima Bu Alisha aja? Kalau kata Mbok saya, belajar legowo gitu." "Ck, nggak usah sok guruin saya! Dan nggak usah banyak tanya!" Sentak Bara yang mulai merasa tak nyaman dengan arah pembicaraannya dengan Bobi. " Mau kamu dipecat sekarang juga?" "Enggak, Bos. Enggak," Bobi seketika gelagapan, takut akan sorot mata Bara yang kini menatap tajam padanya. "Maaf, Bos. Saya cuma ngasih saran aja, Bos. Kalau Bos nggak suka sama saran saya, ya udah lupain aja."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
Bercinta dengan Mafia

Bercinta dengan Mafia

Demian tergelak kecil, kemudian ia mencubit cepat dagu Harry dan berbicara dalam bahasa tagalog yang hanya bisa dimengerti oleh mereka berdua, "terimalah kasus Robert Downey untukku sayang. Dia akan menyanggupi harga itu. Aku akan membagi dua bayaranku denganmu sebagai permintaan maafku." Lalu pria dilematik itu pergi. Dibelakang, Harry mencak-mencak dalam aksen tagalognya. Yang tentu saja tidak dimengerti oleh sebagian besar dari mereka. Ada untungnya ternyata menjadi tahanan sekelompok penyelundup senjata di kawasan Philipina selama enam bulan bersama—sahabat yang ingin dicelupkan kedalam bak mandi—itu.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
Suami Perkasa

Suami Perkasa

“Isinya begini: ‘Yang katanya adil, ternyata hanya pada satu titik. Titik Sukma.’ Lalu emot nangis dan emoji kereta api.” “Kereta api?” “Aku juga nggak ngerti. Tapi dia pakai filter drama Korea, jadi pesannya kuat.” Carlos mengelus wajah. “Oke, Papa. Aku salah. Aku terlalu nyaman sama sukma.” Eduardo berdiri lagi, kali ini lebih pelan. Ia menatap anaknya dalam-dalam. “Kamu tahu, aku pernah punya empat istri juga.”
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
Kubalas Pengkhianatan Suamiku

Kubalas Pengkhianatan Suamiku

"USB itu ada?" Pak Wibowo mengangguk, menunjukkan USB yang sudah kusimpan di laptop miliknya. "Kami sudah dengar rekamannya. Sudah lihat transaksi-transaksinya. Ini cukup untuk tangkap Lukman. Tapi masalahnya..." Pak Wibowo menghela napas. "Dia punya imunitas diplomatik sebagai pejabat tinggi. Kita tidak bisa tangkap dia sembarangan. Harus lewat jalur resmi—Komisi Pemberantasan Korupsi atau bahkan Presiden langsung."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
Menikahlah dengan Mama, Tuan CEO

Menikahlah dengan Mama, Tuan CEO

"Gunakanlah otak kalian. Kalau Pablo memang orang baik, bagaimana mungkin ponsel Kapten Alvarez bisa ada padanya?" Para petugas mengernyitkan dahi. Mereka melirik Pablo. Pria itu tampak mengepalkan tangan. Keringat mulai membanjiri keningnya, dan napasnya tersengal-sengal. "Omong kosong! Jangan kalian percaya kebohongan itu! Mereka hanyalah orang kaya yang licik dan semena-mena!" "Hentikan!" Seseorang tiba-tiba berseru dari luar. Selang satu kedipan, ia muncul dan membuat semua orang terbelalak.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

bisik salah satu pria dengan nada lega. “Benarkah? Akhirnya. Aku sudah bosan dengan perjalanan ini,” sahut yang lain. “Ya, tapi kau tahu, tempat itu... negara Cakra Iblis. Tempat yang mengerikan, katanya.” Ucapan itu membuat Xuan Li merasakan jantungnya berdegup lebih cepat. Negara Cakra Iblis? pikirnya. Nama itu asing baginya, tetapi kedengarannya tidak menyenangkan.
9.859.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Dunia Mafia

Sang Penguasa Dunia Mafia

Namun, bukan penghinaan terhadap dirinya yang membuat darahnya mendidih, melainkan kata-kata kotor tentang Celin-satu-satunya orang yang memberinya alasan untuk terus bertahan. Sessst... Ketika rambutnya ditarik dengan kasar, Althalan merasakan tulang belakangnya hampir patah karena gerakan itu. Dia mendongak dengan mata setengah terbuka, melihat wajah Exel yang penuh senyum ejekan. Tato dua ular melilit ikan di dada Exel terlihat jelas di bawah lampu redup sel itu. Jantung Althalan berdebar lebih cepat, bukan karena takut, tapi karena pengakuan. "Dia salah satu anak buah bokap gue,tato itu... Tato itu sama persis seperti yang ayah miliki" pikirnya sambil mengepalkan tangan.
10873 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

kata yang lain, matanya berbinar kegirangan. "Kita harus siarkan langsung Squid Game yang sungguhan. Kita bisa pasang taruhan uang sementara mereka taruhan nyawa. Nah, itu baru hiburan." "Gubernur Kota Rosia paling top," suara lain bersorak, kesombongan dan kekejaman terjalin. Tawa kasar memecah keheningan. "Dia serakah," kata pria itu, suaranya datar penuh penghinaan. "Dulu dia dari Kota Vilego yang malang, tapi sekarang uang adalah tuhannya. Dia kehilangan akal sehat."
9.6150.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
Marvin Rock Si Suami Terhebat

Marvin Rock Si Suami Terhebat

“Baiklah kalau begitu, saya akan ikut bersama kalian.” “Tidak perlu. Anda tidak ada urusannya dengan kami.” Mendengar balasan seperti itu, Pablo mengernyitkan jidat. Dengan terheran dia berkata, “Kenapa begitu, Tuan?” Leo Picasso membalik badannya tanpa mempedulikan Pablo Gaugin. Alih-alih ingin mendapatkan untung banyak, Pablo malah dicueki begitu saja oleh Leo Picasso. Pablo pun terpancang dan mengeras seperti patung yang berada di dekatnya. Yang terbersit di dalam kepalanya adalah bagaimana bisa Leo Picasso menghormati seorang Marvin Rock, bahkan memanggilnya dengan sebutan Naga Glory?
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

tanya Mbok Eka. Bara menghela nafas. “Laila sedang sakit Mbok, tapi anehnya Bara malah diusir karena katanya badan Bara bau," ujarnya dengan tampang masam. “Ya ampun den ...” Mbok Eka berseru kasihan. “Mbok? Apa Mbok juga menghirup udara yang tidak sedap apabila bersama Bara?” Mbok Eka menggeleng. “Tidak tuh, den ... malah aden selalu tampil coll,keren dan wangi. Nambah plus-plus kegantengan aden,deh.” Bara tertawa mendengar penuturan Mbok Eka.
1027.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 727 kali sebagai kata-kata pablo escobar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status