Talak di Malam Anniversary
“Tidak apa-apa, By, semuanya pasti perlu proses. Kita bantu dengan doa, semoga secepatnya Pak Askara bisa menemukannya.”
Tak terasa, hari ini adalah hari terakhirku bekerja. Pekerjaan yang telah memberikanku banyak ilmu, teman yang sudah seperti keluarga sendiri. Aku berpamitan kepada atasan dan semua rekan kerja, termasuk Alma. Sahabatku yang satu itu memeluk dengan erat, seolah tidak ingin berpisah.
“Jangan lupakan aku ya, Sha. Aku pasti akan sangat kesepian karena enggak ada lagi yang menemani makan siang ke kantin. Hiks….” Alma terisak hingga bahunya terlihat naik turun.